Viral Video

Video Viral ODP di Karanganyar Dijemput Paksa, Koramil Setempat Sebut Hoaks

Minggu, 22 Maret 2020 22:33 WIB
TribunSolo.com

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah video yang memperlihatkan dua petugas berpakaian alat pelindung diri (APD) lengkap sedang menjemput terduga pasien Covid-19 menyebar melalui aplikasi pesan Whatsapp.

Penjemputan dilakukan dengan menggunakan sebuah mobil ambulance di sebuah rumah yang diduga milik pasien tersebut.

Babinsa setempat Sersan Satu Yuliyanto menampik kejadian penjemputan tersebut terjadi di wilayahnya.

Meski terdapat warga berstatus orang dalam pengawasan (ODP) di wilayahnya.

"Ini bukan di wilayah saya, kalau ada penjemputan seperti itu pasti melibatkan aparat kewilayahan, baik babinsa dan bhabinkamtib, aparat desa dan dokter puskesmas setempat," terang Yulianto kepada TribunSolo.com, Minggu (22/3/2020).

"Tidak ada penjemputan, warga statusnya ODP kok, jadi isolasi mandiri di rumah bukan harus dibawa ke rumah sakit," imbuhnya membeberkan.

Yulianto mengatakan dirinya bersama dokter puskesmas dan dokter kesehatan (dokkes) Polres Karanganyar telah mengecek kondisi warga ODP tersebut.

Pengecekan dilakukan pada Sabtu (21/3/2020) sekira pukul 19.30 WIB.

"Kemaren sudah dicek bersama dokter puskesmas dan dokkes polres, yang bersangkutan sementara di isolasi di rumah/kost sampai tanggal 3 April 2020," katanya.

Yulianto menuturkan warga tersebut dalam keadaan yang sehat saat dirinya bersama tim mengecek ke tempat tinggalnya.

"Sampai sekarang masih negatif dan sehat, kemarin sudah diberi kontak personnya dokter dan bidan setempat kalau ada apa-apa bisa langsung lapor cepat," tutur dia.

"Tadi pagi juga sudah disemprot disinfektan di sekitar tempat tinggalnya," tambahnya.

Yulianto mengimbau supaya masyarakat tetap tenang dan menjaga dirinya selama virus Corona masih mewabah.

"Masyarakat tetap tenang, jaga diri, tetap waspada, dan jangan termakan isu-isu yang tidak jelas sumbernya," ujar dia.

"Corona bukan hanya virusnya yg perlu diwaspadai tapi perilaku kita bagaimana menghadapi virus itu yg lebih penting,"

"Posisikan diri kita seakan-akan adalah positif corona jadi selalu menjaga agar tidak menularkanya ke orang lain kurangi interaksi dengan orang lain," pungkasnya.(*)

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Dita Dwi Puspitasari
Sumber: TribunSolo.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved