Wiki on The Spot

Wiki on The Spot - Galeri Industri Kreatif Semarang

Jumat, 20 Maret 2020 20:48 WIB
Tribun Jateng

TRIBUN-VIDEO.COM - Kota Lama Semarang tak pernah kehabisan tempat unik, menarik tuk dipijaki.

Satu di antara tempat unik, menarik, serta menyuguhkan benda-benda antik yakni Galeri Industri Kreatif Semarang (GIKS).

Sejarah singkat

Hadirnya GIKS tak lepas dari Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang yang giat menggarap revitaliasi Kota Lama.

Ditambah sebuah gagasan Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu yang berkeinginan memfasilitasi Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Semarang.

Sebuah gudang milik PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) yang tak lagi digunakan, dipilih sebagai lokasi tempat para pelaku UKM beroperasi.

Proses revitaliasi mulai dikerjakan setelah nota kesepahaman yang ditandatangani tahun 2017, antara Kementrian Perindustrian (Kemenperin) dengan PT PPI, dan Pemkot Semarang terkait pengembangan Industri Kreatif Menengah (IKM) yang ada di Semarang.

GIKS dibangun seluas 2 ribu meter persegi dan menelan biaya hampir Rp1,6 miliar atas bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jateng.

Tahun 2019 tepatnya hari Minggu 26 Mei, GIKS resmi dibuka.

Peresmian dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, dan beberapa tokoh atau masyarakat yang turut menyaksikannya.

Lokasi

GIKS Kota Lama Semarang, lokasinya sangat mudah untuk di jumpai.

Yakni berada di Jalan Jalan Garuda No 1, Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, atau tepat di belakang Gereja Blenduk sebelah kanan.

Dari pusat Kota Semarang yakni Simpang Lima, Anda cukup menuju Jalan Gajah Mada hingga Jalan Pemuda.

Sampai di perempatan menuju Jalan Pemuda silakan belok kanan, ikuti Jalan Pemuda tersebut hingga perempatan Hotel New Metro, yang dulunya area Pasar Johar, namun sekarang telah berubah menjadi Alun-Alun Kota Semarang.

Di perempatan tersebut, silakan langsung belok kiri menuju Jalan Kolonel Sugiono hingga perempatan Jalan Imam Bonjol.

Silakan langsung belok kanan ikuti Jalan Imam Bonjol hingga sampai di sebuah Jembatan Berok.

Dari Jembatan Berok, Anda telah sampai di kawasan Kota Lama Semarang yang kini jadi wisata unggulan di Kota Semarang.

Setelah melewati Jembatan Berok, silakan belok kiri menuju Jalan Empu Tantular serta Jalan Merak.

Tepat di pertigaan samping Apotek Eka Sakti, silakan belok kanan menuju Jalan Branjangan, belok kiri menuju Jalan Garuda.

Ikuti Jalan Garuda tersebut, tepat di sebelah kanan Anda telah sampai di GIKS.

Jika masih bingung dengan lokasinya, silakan buka aplikasi google maps dan klik link berikut, Galeri Industri Kreatif Semarang 

Gambaran tempat

GIKS buka dari pukul 09. 00-21. 00 WIB, dan tak ada tarif jika ingin berkunjung ke tempat tersebut.

Masuk ke area GIKS, langkah kaki serta pandangan mata Anda akan dibawa melihat sekumpulan beragam benda-benda antik, unik, serta menarik.

Spot foto berupa motor vespa, sepeda, atau replika Jokowi mengendarai motor antiknya dapat pengunjung gunakan untuk berswafoto.

Namun selepas berfoto, jangan lupa menyisihkan sebuah uang ke kotak yang ada di samping spot foto tersebut.

Di GIKS terdapat tiga area yang berbeda jenisnya.

Area pertama dekat dengan pintu masuk, sebagai area Pasar Klitikan, yakni tempat barang-barang antik, serta unik.

Barang antik seperti lukisan, koin, logam, buku bekas, patung, dan beragam benda antik lainnya terhampar menghiasi area utama tersebut.

Dulunya Pasar Klitikan berada di sekitar Taman Srigunting.

Dengan adanya GIKS kemudian penjual barang-barang antik tersebut dipindahkan ke area dalam, dengan ruangan yang lebih bersih dan tertata rapi dari pada yang dulu ditempati.

Area tengah terdapat produk-produk fashion serta furniture, yang menghiasi sebagai karya lokal asli dari pelaku IKM Semarang.

Pengunjung dapat menjumpai beragam jenis pakaian, seperti kerudung, batik, baju, atau jenis fashion lain.

Harga yang ditawarkan pun sangat menarik serta bersahabat dengan isi dompet.

Tak hanya fashion, aneka furniture turut melengkapi seperti sofa, meja, bangku, lemari, dan beragam kerajinan lainnya.

Di area ketiga, yakni setelah area fashion dan furniture terdapat area kuliner, dengan beragam stand makanan, minuman, baik yang tradisional maupun kekinian.

Es gempol, es dawet, jajanan tradisional, thai tea, es krim, atau jajanan lain terhampar di area kuliner.

Lelah berkeliling, area kuliner sangat cocok untuk lokasi bersantai, dengan suguhan beragam jenis makanan maupun minumannya.

(TRIBUNJATENGWIKI.COM/MUHAMMAD KHOIRU ANAS)

 

Artikel ini telah tayang di Tribuntribunjatengwiki.com dengan judul Galeri Industri Kreatif Semarang

Editor: Purwariyantoro
Video Production: Fikri Febriyanto
Sumber: Tribun Jateng
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved