Kuliner

VIDEO TRAVEL | Cicipi Kuliner Legendaris Bebek Timbungan Khas Bali

Jumat, 20 Maret 2020 20:21 WIB
Tribun Bali

TRIBUN-VIDEO.COM, BEDUGUL - Bali punya banyak kuliner nikmat, salah satunya Bebek Timbungan. Tak seperti ayam betutu mudah ditemukan, kuliner ini justru kian "langka."

Bebek Timbungan merupakan hidangan dari bebek yang diolah secara tradisional dan memakan waktu lebih dari 12 jam.

Jangan putus asa dulu, kamu bisa tetap menikmati Bebek Timbungan di Restoran Bebek Timbungan – Balinese Heritage Cuisine yang berada di Secret Garden Village, Bedugul, Bali.

Sesuai namanya, restoran ini memiliki makanan andalan yaitu Bebek Timbungan.

Adalah Chef Ida Bagus Udiana, orang di balik sepiring Bebek Timbungan nikmat di restoran ini. Chef Ida Bagus mengakui, Bebek Timbungan kian jarang ditemukan di Bali, karena proses memasaknya yang rumit dan sangat lama.

“Kenapa langka? Karena jarang ada yang mau masak, karena proses masaknya lebih dari 12 jam," ujar Chef Ida Bagus dilansir dari Kompas.com, Rabu (7/11/2019).

Proses lama tersebut lantaran memakai bebek yang sudah tua dan dimasak menggunakan api kecil.

Tak jarang, proses yang lama membuat orang enggan menghabiskan waktunya hanya untuk memasak Bebek Timbungan.

Asal muasal

Setiap makanan punya cerita sendiri, tak terkecuali Bebek Timbungan. Semula, kuliner khas Bali ini hanya dihidangkan pada ritual-ritual upacara adat Bali.

Adapun penyematan nama "timbungan" dikutip dari naskah kuno Dharma Caruban salah satu santapan Bali yang tradisional dalam upacara ritual.

Timbungan adalah cara mengolah masakan dengan berbahan dasar daging, hewan jenis unggas, dan ikan yang dimasukan kedalam bambu dicampurkan dengan rempah-rempah pilihan.

Seperti yang sudah diketahui, karena proses memasak yang memakan waktu seharian sampai 12 jam, tak heran jika daging bebek memiliki tekstur empuk dan bumbunya meresap hingga ke dalam daging.

Adapun untuk lebih nikmat dan terasa, Bebek Timbungan memakai bumbu dan rempah pilihan seperti cabai, jahe, daging kelapa yang dicincang dan lain-lain.

Selain bumbu, teknik memasak pun menentukan rasa.

Nah, khusus di Restoran Bebek Timbungan – Balinese Heritage Cuisine, Chef Ida Bagus memilih menggunakan proses tradisional, lengkap dengan bilah bambu sebagai wadah dari Bebek Timbungan.

Kembali pada prosesnya, ada tahap marinate di mana bebek dan macam-macam bumbu serta rempah pilihan diungkep milimal empat jam.

Setelah itu, bebek dan bumbu di dalamnya dikukus selama kurang lebih delapan jam agar mendapatkan tekstur empuk dari daging bebek.

Soal rasa, Bebek Timbungan boleh dibilang "juara". Rasa pertama kali yang dikecap saat suapan pertama Bebek Timbungan adalah rasa pedas.

Setelah itu, disusul dengan rasa gurih dan asin dengan bau rempah. Cita rasa dari cabe dan jahe sangat menusuk lidah ketika penikmatnya mengunyah rempah yang melekat di seluruh bagian bebek.

Selain itu, muncul tekstur daging kelapa cincang yang mengeluarkan rasa gurih saat dikunyah.

Hidangan Bebek Timbungan disajikan bersama tiga macam sambal yang pertama sambal ijo, lalu sambal terasi dan tak ketinggalan sambal khas Pulau Dewata--sambal matah.

Lalu tersedia makanan pendamping yang juga tak kalah segar, seperti urap kacang panjang khas Bali yang dimasak dengan bumbu dapur seperti kunyit, bawang merah, cabe, dan santan.

Pengunjung juga bisa memesan minuman tradisional yang menyegarkan seperti es daluman, es cendol, es rujak kelapa, es klanjur dan masih banyak lagi.

Dalam menu juga terdapat banyak sajian makanan yang patut dicoba seperti kerang bumbu kacang, nasi yasa, aneka sate lilit dan masih banyak lagi.

Berangkat dari tekat untuk mengenalkan Bebek Timbungan agar lebih dikenal para tamu wisatawan, Chef Ida Bagus mengangkat hidangan tersebut sebagai menu heritage.

Sajian makanan khas di Restoran Bebek Timbungan – Balinese Heritage Cuisine Bedugul menghidangkan santapan dengan mempertahankan komposisi dan cara pengolahan yang sesuai dengan resep warisan leluhur.

Nah, rasa saja tak cukup, karena pemandangan saat makan pun menentukan suasana.

Menyantap Bebek Timbungan di restoran ini makin lengkap karena ditemani oleh pemandangan alam yang hijau dan asri serta hawa sejuk Bedugul yang khas.(*)

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Pedas Gurih, Cicipi Kuliner Bebek Timbungan, Kuliner Khas Bali yang Kian Langka

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Marsisca Puguh Setiari
Sumber: Tribun Bali
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved