Sulit Didapat, Walhi Sumbar Racik Hand Sanitizer Sendiri, Hanya Butuh Waktu 5 Menit
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar
TRIBUN-VIDEO.COM - Walhi (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia) Sumatera Barat membuat hand sanitizer yang dapat dibuat di rumah masing-masing.
Pihaknya mengungkapkan hanya butuh waktu lima menit masyarakat dapat membuat hand sanitizer di rumah masing-masing.
Berawal dari merebaknya virus corona atau Covid-19 membuat masyarakat susah untuk mendapatkan hand sanitizer, lalu Walhi Sumbar pun berinisiatif.
Selanjutnya, Walhi Sumbar membuat hand sanitizer untuk sanak keluarga Walhi yang ada di Sumbar, dikarenakan susahnya mencari hand sanitizer saat ini.
Hand Sanitizer tersebut diracik oleh Winda, dan ia mengatakan kalaupun ada yang menjual harganya cukup mahal.
"Bahan yang dipersiapkan yaitu alkohol 70 persen, aloe vera atau gel lidah buaya, dan minyak serai wangi," katanya, Rabu (18/3/2020).
Ia menjelaskan aloe vera itu merupakan tambahan untuk menjaga kelembapan kulit agar tidak kering akibat alkohol.
Sedangkan untuk minyak serai, Winda menyebutkan untuk pengharum baunya.
"Kalau misalnya meracik alkohol sebanyak 30 mili liter, maka untuk aloe veranya sekitar 10 mili liter. Pokoknya satu banding tiga. Sedangkan untuk minyak serahnya secukupnya," katanya.
Direktur Eksekutif Walhi Sumbar, Uslaini mengatakan apabila tidak ada alkohol, karena susah mendapatkan maka bisa diganti dengan air daun sirih merah yang direbus.
"Itu bisa sebagai pengganti hand sainitizer, karena daun sirih merah bisa mengantisipasi bakteri yang ada, dan fungsinya pembunuh kuman yang sama seperti alkohol," ujar Uslaini.
Uslaini menjelaskan hand sanitizer yang dibuatnya baru selama dua hari ini akibat merebaknya virus corona atau Covid-19.
"Ini untuk menjawab kebutuhan di internal Walhi, karena saat kami mencari hand sanitizer di kantor sangat sulit sekali," kata Uslaini.
Uslaini menyebutkan hand sanitizer yang dibuatnya juga terbatas, dan ia menyarankan alkohol yang baik digunakan yaitu alkohol 96 persen.
"Saat ini bahan-bahannya sulit didaptakan seperti alkohol 96 persen, dan botolnya juga susah didapatkan," kata Uslaini.
Dijelaskannya pada saat ini pihaknya baru hany bisa membuat 100 botol isi 80 mili.(*)
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribun Padang
TRIBUNNEWS UPDATE
Sindiran Pedas WALHI Sebut 'Prabowo Tak Punya Hati' Gegara Ambisi Tanam Sawit & Tebu di Papua
Sabtu, 20 Desember 2025
Terkini Nasional
WALHI Wanti-wanti Rencana RI 1 Ingin Papua Ditanami Sawit: Masyarakat Adat Tak Ingin Kena Bencana
Kamis, 18 Desember 2025
TRIBUNNEWS UPDATE
Prabowo Janji Buktikan Papua Ditanami Sawit, WALHI: Hutan Milik Masyarakat Adat, Bukan Tanah Kosong!
Kamis, 18 Desember 2025
TRIBUNNEWS UPDTAE
40 Ribu Hektare Lahan Terdampak Banjir, WALHI Kritisi Sejumlah Perusahaan Perusak Hutan Sumatera
Rabu, 10 Desember 2025
Live Update
Walhi dan Aktivis Lingkungan Jabar Desak DPRD Jabar Bertindak Atasi Kerusakan Alam Parah
Rabu, 10 Desember 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.