TribunnewsWIKI

Alergi Dingin, Reaksi Kulit dalam Kurun Waktu Beberapa Menit setelah Terkena Paparan Dingin

Senin, 9 Maret 2020 17:36 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Alergi dingin atau yang disebut urtikaria dingin adalah reaksi kulit dalam kurun waktu beberapa menit setelah manusia terkena paparan dingin, baik dari air maupun udara.

Banyak faktor yang bisa menyebabkan alergi dingin, beberapa di antaranya termasuk berada di ruangan ber-AC, berenang, atau selepas mandi di pagi hari.

Reaksi pada kulit yang memiliki alergi dingin adalah kulit akan menjadi merah dan mengalami gatal-gatal.

Namun, gejala alergi dingin pada setiap orang mungkin akan berbeda-beda.

Beberapa orang mungkin memunculkan gejala alergi yang cenderung ringan, sementara lainnya mengalami tanda-tanda lebih parah.

Ada juga beberapa orang yang bisa sampai mengalami syok anafilaktik, yang ditandai dengan penurunan tekanan darah secara drastis, tidak bisa bernapas, bahkan pingsan.

Tanda-tanda

Gejala-gejala umum dari alergi akibat paparan suhu di bawah normal adalah:

- Gatal-gatal dan muncul ruam kemerahan

- Gejala alergi dingin yang paling khas adalah munculnya ruam kemerahan di kulit dan terasa gatal.

- Gejala alergi ini cenderung sulit hilang meski penderitanya berpindah ke lingkungan yang lebih hangat.

- Dalam beberapa kasus, gejala alergi dapat memburuk dan bertahan hingga 24 jam atau bahkan lebih.

Tangan bengkak

Jika setelah melakukan kontak dengan benda yang bersuhu dingin tangan Anda membengkak, maka bisa jadi Anda terkena alergi dingin.

Pembengkakan ini biasanya terjadi saat Anda memegang minuman dingin, mandi di pagi hari, dan terkena paparan suhu dingin lainnya.

Selain di tangan, pembengkakan akibat alergi juga bisa terjadi di bagian tubuh lainnya.

Bahkan dalam kasus yang paling berbahaya, pembengkakan dapat terjadi di bagian lidah dan tenggorokan dan membuat seseorang mengalami edema faring.

Jika tidak segera mendapatkan pertolongan medis, hal ini dapat menyebabkan seseorang sulit bernapas dan bisa berujung pada kematian.

Muncul bentol-bentol merah

Timbulnya bentol-bentol kemerahan atau biduran ini sama halnya dengan gejala alergi lainnya.

Paparan alergen membuat sel darah putih melepaskan histamin ke aliran darah.

Akibatnya, tubuh memberikan respon peradangan dengan memunculkan bentol merah, bengkak, gatal, dan perubahan kulit lainnya yang umum terjadi sebagai reaksi alergi.

Dokter biasanya akan menguji reaksi alergi dengan meletakkan es batu pada kulit pasien dan melihat respon peradangan yang mungkin timbul.

Jika kulit menjadi merah dan timbul ruam, maka kemungkinan besar Anda memiliki alergi dingin.

Gejala lainnya

Gejala alergi dingin biasanya muncul 30 menit setelah terpapar suhu dingin dan bisa bertahan hingga 48 jam.

Umumnya penderita mengalami kulit kemerahan dan gatal disertai dengan demam, sakit kepala, nyeri persendian (artralgia), dan reaksi sel darah putih yang berlebihan (leukositosis) dalam darah.

Dalam kasus yang parah, alergi dingin dapat menimbulkan stres.

Terutama karena gejalanya sering disalahartikan dengan penyakit lain.

Itu sebabnya, jangan sepelekan gejala alergi yang Anda alami.

Penyebab

Alergi dingin terjadi saat kulit terpapar air dingin atau udara dingin.

Saat terpapar suhu dingin, tubuh penderita akan melepas zat kimia histamin, yaitu zat kimia yang menimbulkan reaksi alergi.

Belum diketahui mengapa udara dingin bisa menimbulkan reaksi alergi.

Memiliki kulit sensitif merupakan salah satu faktor yang diduga sebagai penyebabnya.

Selain itu, ada beberapa faktor lain yang bisa meningkatkan risiko alergi dingin, yaitu:

Usia

Anak-anak dan remaja merupakan kelompok usia yang paling sering terkena alergi dingin, namun biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa tahun.

Menderita penyakit

Seseorang yang terkena kanker atau hepatitis, serta baru saja terkena infeksi, lebih berisiko mengalami alergi dingin.

(Tribunnewswiki.com/Ron)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan judul: Alergi Dingin

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
Tags
   #Alergi Dingin   #penyakit   #alergi   #TribunnewsWiki
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved