Terkini Daerah
Pastikan Harga Pangan Stabil, Satgas Pangan Polda Jatim Blusukan ke Pasar
TRIBUN-VIDEO.COM - Tim Satgas Pangan Polda Jatim blusukan di Pasar Tradisional Keputran, Tegalsari, Surabaya, Kamis (5/3/2020) malam.
Dikomandoi langsung oleh Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, petugas langsung blusukan masuk ke dalam pasar berkomunikasi langsung dengan para pedagang.
Tujuannya, memastikan secara langsung harga bahan kebutuhan pokok yang dijual di pasar tersebut jelang Bulan Ramadhan dan pasca beredarnya isu Virus Corona.
Belasan petugas Polda Jatim berompi cokelat bertuliskan 'Satgas Pangan Jatim' di punggung mereka tampak berkerumun di sudut tengah pertigaan Jalan Keputran I.
Semula ada yang mengira insiden kriminalitas baru saja terjadi di kawasan itu, hingga membuat pedagang beberapa kali menghentikan kesibukan mereka melakukan bongkar muat berbagai macam palawija, buah-buahan, bahan makanan pokok dan semacamnya, dari kendaraan angkut yang mereka gunakan.
Namun dugaan mereka terpatahkan, saat belasan petugas menyapa para pedagang disusul obrolan ringan, yang sesekali diselingi canda para pedagang.
"Pripun kabar'e pak sehat? Stok barang dagangan apa yang mulai naik harganya," kata Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan pada salah satu pedagang palawija di depan lorong sisi barat pasar.
Dengan raut wajah tersipu malu, Wasis menjawab pertanyaan itu, sejumlah palawija yang dijualnya masih dalam harga relatif stabil, namun tidak dengan bawang bombai.
Wasis menerangkan, jikalau harga bawang bombai sebelumnya berkisar Rp 20 Ribu Per Kilogram, belakangan ini melonjak tajam hingga tembus Rp 120 Ribu Per Kilogram.
"Tapi untung hari ini turun Rp 100 Ribu," tukasnya.
Namun keanehan lonjakan harga itu tak cuma terjadi pada komoditas bawang bombai.
Belakangan yang juga membuatnya risau harga gula yang tak kunjung turun di angka Rp 12 Ribu Per Kilogram, tapi masih di harga Rp 16 Ribu Per Kilogram.
Berbeda dengan Wasis, Halimah pedagang lainnya menceritakan kenyataan lain soal lonjakan harga.
Yakni rempah-rempah; temulawak, sereh, jahe, kunir, daun salam, yang semula dianggap sebagai bahan dapur 'kelas dua' atau pelengkap semata, kurun waktu tiga hari belakangan, naik daun.
Biasanya ia hanya menjualnya kisaran harga Rp 5.000, kini per kantong plastik paket lengkap rempah-rempah bisa dijualnya Rp 15 Ribu - Rp 20 Ribu.
"Naik daun pak. Banyak yang nyari juga," celetuk Halimah.
Tapi rasa Halimah masih tak beranjak dari harga jahe biasa dan jahe merah.
Ia mengaku belakangan ini kerap kebanjiran pesanan yang pembelinya kerap memborong dalam jumlah besar.
Jahe biasa semula seharga Rp 40 Ribu Per Kilogram, kini tembus Rp 80 Ribu Per Kilogram.
"Baru 3 hari ini (Jahe Merah) gak ada," jelas Halimah.
Soal jahe yang kini harganya fantastis karena konon katanya dianggap ampuh menangkap segala bentuk penyakit termasuk Covid-19.
Yatmi pedagang jahe selama 10 tahun di pasar itu juga punya keheranan yang sama.
Harga jual yang dipatok Yatmi tak terpaut jauh dengan harga jual pesaingnya yang kiosnya bersebelahan beberapa petak dengan Halimah.
Malah Yatmi mengeluhkan, stok jahe merah kerap absen tiga hari belakangan.
"Ya jahe merah ini gak ada ya gak jualan. Ini cuma jahe biasa," pungkas Yatmi.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko tak menampik sejumlah komoditi yang disebutkan sejumlah pedagang di pasar tersebut merangkak naik.
Namun hal itu telah menjadi catatan pihak Satgas Pangan Jatim yang bersinergi dengan Disperindag Pemprov Jatim dan Bulog Jatim.
"Kami akan koordinasi setelah ini sejauh mana kendala yang dihadapi oleh para pedagang di pasar khususnya juga pada konsumen," jelas Trunoyudo.(*)
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Satgas Pangan Polda Jatim Blusukan ke Pasar Keputran, Pedagang Cerita Empon-Empon Ini Banyak Diburu
Sumber: Surya
Tribunnews Update
Lansia Juragan Sepeda Ontel Ditemukan Meninggal usai Terjebak Kebakaran Ruko di Surabaya
6 jam lalu
LIVE UPDATE
YBAI Kembali Cetak Rekor MURI untuk Rupang Buddha Transparan Terbesar Indonesia di Surabaya
2 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Tradisi Toron Idul Adha, 10 Ribu Pemudik Tinggalkan Surabaya ke Madura
4 hari lalu
LIVE UPDATE
Kondisi Sapi Kurban Presiden Prabowo yang Sempat Ngamuk di Masjid Al Akbar Surabaya
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.