Tribunnews WIKI
Orem-Oren, Sajian Hajatan Khas Malang
TRIBUN-VIDEO.COM - Orem-orem merupakan makanan khas Malang.
Makanan ini berbahan dasar irisan tempe goreng dan ayam yang dimasak dengan campuran kuah kental.
Makanan ini dilengkapi dengan irisan ketupat beserta lauk tempe dan tauge, dan disiram kuah santan.
Orem-orem malang terbuat dari sayur dan kuah hangat.
Kudapan ini biasanya disajikan pada saat acara khusus seperti hajatan atau syukuran.
Namun karena memang kuliner yang satu ini digemari masyarakat, akhirnya sekitar tahun 80-an orem-orem mulai dijajakan di warung atau kios kaki lima.
Kuah orem-orem mirip dengan kuah kare yang bersantan dan berwarna kuning.
Penyuguhan Orem-Orem
Dr. Arif Budi Wurianto, M.Si. dosen Universitas Muhammadiyah Malang, dalam artikel penelitannya yang berjudul “Aspek Budaya pada Tradisi Kuliner Tradisional di Kota Malang sebagai Identitas Sosial Budaya (Sebuah Tinjauan Folklore)”, tahun 2008.
Dr. Arif Budi Wurianto, M.Si. yang kebetulan wilayah penelitiannya di Kota Malang berada di Kampung (Dusun, red) Pandean, Kelurahan Purwantoro, dan Kampung (Dusun, red) Magetan, Kelurahan Jatimulyo, Kota Malang mengidentifikasikan dan menginventarisasi, bahwa kuliner “Orem-Orem Kupat”, adalah makanan tradisional kampung yang tetap dilestarikan kebanyakan di dalam tradisi siklus kehidupan.
Secara lebih rinci berikut penyuguhan kuliner orem-orem pada ragam kegiatan tradisi :
- Pada peristiwa kehamilan, yang dilakukan dengan upacara 3 bulanan (telonan masuk 4 bulan mengandung) dan 7 bulanan/pitonan masuk usia 8 bulan mengandung.
- Pada peristiwa kelahiran, yang dilakukan dengan upacara Sepasar (5 hari setelah lahir).
- Pada peristiwa khitanan, yang dilakukan dengan upacara adeg terop, sesudah dikhitan.
- Pada peristiwa perkawinan, yang dilakukan dengan upacara nikahan, sepasaran dan selapanan pengantin.
- Pada peristiwa kematian, yang dilakukan dengan upacara pemakaman.
Bahan dan Langkah Pembuatan
Bahan-bahan/bumbu-bumbu :
- 250 gram tempe, dipotong lebar tipis ukuran 2x3x1/2 cm
- 300 gram tahu, dipotong lebar tipis ukuran 2x3x1/2 cm
- 2 lembar daun salam
- 2 lembar daun jeruk, dibuang tulangnya
- 2 cm lengkuas, dimemarkan
- 1.000 ml santan dari 1/2 butir kelapa
- 500 ml air
- 2 sendok teh garam
- 1/4 sendok teh merica bubuk
- 1/2 sendok teh gula pasir
- 4 batang bunga bawang, dipotong 5 cm
- 3 buah lontong, dipotong-potong untuk pelengkap
- 3 sendok makan bawang merah goreng untuk taburan
Bumbu Halus:
- 5 butir bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 1 cm kunyit, dibakar
- 1 butir kemiri, disangrai
- 1 sendok teh ketumbar bubuk
Cara membuat:
Masukkan tempe dan tahu. Aduk rata. Tambahkan garam, merica, dan gula. Aduk rata. Masak sampai matang. Menjelang diangkat tambahkan bunga bawang. Aduk rata.
Sajikan bersama lontong dan taburan bawang merah goreng.
(Tribunnewswiki.com/Kaa)
Artikel ini telah tayang di tribunnewswiki.com dengan judul : Orem-orem
Video Production: Fikri Febriyanto
Sumber: TribunnewsWiki
Tribunnews Update
Seusai Diperiksa 3 Jam sebagai Tersangka, Yai Mim Kini Resmi Jadi Tahanan Polresta Malang Kota
1 hari lalu
Live Tribunnews Update
Tak Kuat Tahan Tangis, Yai Mim Dicecar 53 Pertanyaan terkait Kasus Asusila: Untuk Apa Seperti Ini?
1 hari lalu
Live Tribunnews Update
Buntut Kasus Asusila, Yai Mim Kini Resmi Ditahan Polresta Malang Kota! Terancam Penjara 12 Tahun
1 hari lalu
Live Tribunnews Update
Permintaan Terakhir Faradila sebelum Tewas di Tangan Oknum Polisi Bripka Agus, Sempat Minta Ampun
7 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.