Travel

Fakta Unik Hari Raya Nyepi, Mulai dari Pantangan hingga Jadi Inspirasi PBB

Selasa, 3 Maret 2020 20:59 WIB
TribunTravel.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Hari Raya Nyepi diperingati umat Hindu pada 25 Maret 2020.

Hari Raya Nyepi merupakan perayaan tahun baru bagi umat Hindu yang didasarkan pada penanggalan atau kalender Saka.

Tidak hanya sarat akan makna, perayaan Hari Raya Nyepi ternyata juga memiliki beberapa fakta unik yang jarang diketahui orang.

Mulai dari pantangan hingga jadi inspirasi PBB.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut delapan fakta unik tentang Hari Raya Nyepi.

1. Empat pantangan penting

Umat Hindu biasanya merayakan puncak Hari Raya Nyepi dengan melaksanakan Catur Brata penyepian atau empat pantangan.

Empat pantangan ini di antaranya, amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), amati geni (tidak menyalakan api) dan amati lelangunan (tidak bersenang-senang).

Perlu diketahui, empat pantangan ini tidak hanya dilakukan umat Hindu dan masyarakat Bali saja, tetapi para wisatawan yang ada di Bali juga wajib mengikutinya.

2. Jalanan super lengang

Saat Hari Raya Nyepi, traveler akan menemukan banyak jalanan lengang karena tidak ada satupun kendaraan yang lewat.

Hanya ada pecalang yang lalu lalang dan berpatroli di jalanan serta mobil ambulans yang beroperasi.

Selain motor dan mobil, aktivitas di bandara, tol, terminal, hingga pelabuhan pun diberhentikan pada Hari Nyepi.

3. Hari bebas polusi

Fakta unik tentang perayaan Hari Raya Nyepi berikutnya yakni menjadi Hari Bebas Polusi.

Pasalnya saat perayaan ini berlangsung tak ada satupun kendaraan yang berlalu lalang di jalanan.

4. Langit bertaburan bintang

Karena bebas polusi dari kendaraan bermotor saat siang hari, maka di malam harinya traveler bisa menikmati kondisi langit yang sangat bersih dan bertaburan bintang.

5. Hemat sumber daya alam

Tahukah traveler jika Hari Nyepi ikut berkontribusi besar dalam penghematan sumber daya alam?

Saat Hari Raya Nyepi, di Bali bisa menghemat listrik sebesar 60 persen dari biasanya atau sekitar 290 megawatt, jika dinominalkan bisa menghemat hingga 4 miliar.

Selain listrik, Bali juga menghemat bahan bakar solar sekitar 500 ribu liter atau sebesar 3 miliar atau 210 megawatt.

Ini akibat pengistirahatan dua pembangkit listrik di Bali.

Kedua pembangkit yang diberhentikan operasinya tersebut yakni Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Pemaron yang biasa menghasilkan listrik sebesar 80 megawatt dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Gilimanuk, yang biasa menghasilkan listrik sebesar 130 megawatt.

6. Penuh dengan ragam tradisi budaya yang memukau

Fakta unik di Hari Raya Nyepi berikutnya yakni traveler bisa melihat beragam rentetan pertunjukan budaya yang memukau.

Pertunjukan budaya ini digelar sebelum dan sesudah Hari Raya Nyepi.

Di hari sebelum Hari Raya Nyepi, masyarakat berbondong-bondong membuat patung ogoh-ogoh yang ukurannya super besar.

Kemudian, dua hari sebelum Hari Nyepi umat Hindu akan melaksanakan Melasti atau sembahyang di laut.

Sehari sebelum Hari Nyepi, ada pula Mecaru atau pawai ogoh-ogoh.

Lalu, sehari setelah Hari Nyepi, ada tradisi omed-omedan atau berciuman massal untuk menolak bala.

7. Jadi sumber inspirasi PBB

Hari Raya Nyepi menjadi inspirasi PBB untuk menetapkan “World Silent Day” yang dirayakan setiap 21 Maret.

World Silent Day ini bertujuan untuk mengurangi kegiatan yang merugikan bumi seperti global warming atau perubahan iklim.

Caranya, traveler cukup mematikan segala penggunaan listrik dan menghentikan segala kegiatan sejak pukul 10.00 - 14.00 setiap 21 Maret.

8. Banyaknya promo hotel

Hari Raya Nyepi menjadi ajang bagi hotel untuk memberikan paket dengan harga murah.

Biasanya paket akan dilengkapi makan pagi, siang, dan malam, juga ragam aktivitas menarik untuk menghibur tamu hotel di Hari Raya Nyepi.

Harga paket biasanya untuk tiga hari dua malam, dan mencapai 50 persen lebih murah dari hari biasa.

(TribunTravel.com/Ratna Widyawati)

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Fakta Unik Hari Raya Nyepi, Mulai dari Pantangan hingga Jadi Inspirasi PBB

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: Rizky Cahya Nugraha
Sumber: TribunTravel.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved