TRIBUNNEWS UPDATE

Viral Kedai Abdullah 'Makan Sepuasnya Bayar Seikhlasnya', Pemilik: Semua Keuntungan Akan Didonasikan

Senin, 2 Maret 2020 12:52 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kedai berkonsep makan sepuasnya bayar seikhlasnya viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Facebook bernama Damai Putri Kharisma.

Kedai tersebut berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Gumpang Lor, Pabelan, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Di balik viralnya kedai tersebut, ternyata ada kisah perjuangan dari sang pemilik.

Dilansir oleh Tribunnews.com, pada awal Februari 2020, Damai mengunggah foto kedai tersebut dan menuliskan keterangan bagi teman-teman atau saudara yang ke Solo, silahkan mampir di Kedai Abdullah.

Kedai tersebut berada di area Goro Assalaam, Pabelan, Sukoharjo, buka mulai pukul 12.30 WIB - 22.00 WIB.

Pengunjung dapat makan sepuasnya namun bayarnya seikhlasnya.

Di Kedai Abdullah tidak menyediakan kasir, pelanggan yang hendak membayar bisa langsung memasukkan uangnya ke kotak infaq yang sudah disediakan.

Unggahan Damai tersebut lantas dibanjiri komentar positif oleh warganet.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tribunnews, diketahui pendiri sekaligus pemilik kedai Abdullah ini bernama, Ferdiansyah.

Pria asal Palembang ini mengaku kedainya sudah berdiri lebih dari 1 tahun lalu.

Diketahui Kedai Abdullah ini sebelumnya bernama Kuyung Feng, yang berkonsep sama seperti kedai pada umumnya.

Ferdiansyah mengaku pada awal mendirikan kedai tersebut, dirinya menemui sejumlah hambatan dan rintangan.

"Dalam perjalanannya setahun itu, kata orang memang susah kalau buka bisnis ini, mendirikan kafe."

"Tiga bulan pertama bisa bertahan dan emang susah, setelah itu kita subsidi terus untuk keuangan," ucapnya.

Di masa-masa terpuruk saat membangun bisnis, Ferdiansyah mendapatkan beberapa masukan dari rekan-rekannya.

Alhasil Ferdiansyah merombak konsep dan juga nama kedai tersebut.

Dulu kedai milik Ferdiansyah seperi kedai makanan pada umumnya, namun sekarang kedainya terbilang unik lantaran pengunjung dapat membayar seikhlasnya.

Dirinya mengaku semua keuntungan kedainya akan didonasikan.

"Jadi dibebas alias non tarif kan, biar pengunjung bebas memberikan bayaran. Biarkan mereka menilai sendiri."

"Dan semua keuntungan akan didonasikan," katanya.

Perubahan nama juga dilakukan lantaran kedainya berada di area Assalaam Hypermarket yang diketahui mayoritas pembelinya beragama Islam.

"Karena melihat pasar di sini ini tidak pas dengan nama yang lama (Kuyung Feng, red)."

"Jadi bagaimana kalau ganti nama? Nama identik dengan muslim lah," ucap Ferdiansyah menirukan obrolannya dengan rekannya ketika itu.

Ferdiansyah mengatakan, dirinya mulai melakukan renovasi terhadap kedainya sejak Desember 2019.

Kemudian pada 18 Januari 2020, Kedai Kuyung Feng resmi berganti nama dan konsep menjadi Kedai Abdullah.

Nama Abdullah sendiri mempunyai arti Hamba Allah.

Ferdiansyah mengaku terdapat perubahan yang cukup signifikan karena perombakan konsep dan nama kedai tersebut.

Ia berujar, dari yang dulu tidak ada pelanggan sama sekali, sekarang bisa mencapai 37 nota.

Konsep kedainya tersebut juga membuat dirinya belajar untuk ikhlas dan menikmati proses.

"Yang dulu pernah tidak ada pelangan sama sekali dalam sehari. Kini paling ramai bisa mencapai 37 nota," ujar Ferdiansyah.

"Alhamdulillah ramai. Ya konsepnya kita sekalian belajar ngajarin ikhlas, kita belajar juga prosesnya. Ngajak sedekah bareng-bareng," tutupnya.

(Tribun-Video.com/Inung Pratama)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Viral Kedai di Solo 'Makan Sepuasnya Bayar Seikhlasnya', Begini Cerita Perjuangan sang Pemilik


Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Muhammad Nur Rohmad
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribunnews.com
Tags
   #Pabelan   #Kedai Abdullah   #Goro Assalaam
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved