Kuliner

Makanan Kesukaan Sultan Sate Bandeng Khas Banten, Wajib Kamu Coba saat ke Sana

Rabu, 26 Februari 2020 22:51 WIB
Grid.ID

TRIBUN-VIDEO.COM - Ada sate ayam, sate kambing, sate udang, ternyata ada juga sate bandeng.

Traveler sudah pernah mencicipi sate bandeng belum, nih?

Sate bandeng adalah makanan khas Banten.

Konon, ada kisah unik di balik sate bandeng khas Banten ini.

Berikut fakta unik keberadaan sate bandeng khs Banten yang perlu traveler ketahui.

Makanan yang Dibuat untuk Tamu Sultan Banten

Dulu, di pulau Jawa ada banyak kerajaan, salah satunya adalah Kesultanan Banten.

Kesultanan Banten dikenal sebagai pusat perdagangan rempah-rempah, serta memiliki perairan yang dangkal dan banyak ikan bandeng di sana.

Daging ikan bandeng di perairan Banten dikenal gurih, pulen, dan tidak berbau lumpur.

Begitu populernya hasil periakanan bandeng, kuliner ikan bandeng disukai oleh pedagang yang singgah di pelabuhan Banten.

Tapi, meski sukai banyak orang, ikan bandeng memiliki duri-duri halus yang harus disingkirkan saat orang-orang memakannya.

Nah, suatu hari, Sultan Banten akan kedatangan tamu-tamu kerajaan dari luar negeri.

Sultan Banten pun ingin memperkenalkan hidangan daging bandeng yang lezat.

Sultan pun meminta juru masak menjamu tamu-tamu dengan memasak hidangan bandeng yang lezat.

Tapi, sultan berpesan bahwa juru masak harus membersihkan duri halus dalam daging ikan bandeng.

Sate Bandeng, Cara Baru Menikmati Bandeng

Para juru masak kerajaan pun saling bertukar ide dan gagasan untuk menciptakan hidangan bandeng sesuai dengan pesanan Sultan Banten.

Salah satu juru masak mengusulkan agar ikan bandeng ditekan hingga dagingnya hancur, kemudian dagingnya dikeluarkan melalui mulut ikan.

Kemudian, duri ikan dipatahkan dan dikeluarkan perlahan sehingga yang tersisa hanya kulit, kepala, dan ekor ikan bandeng.

Kemudian, daging bandeng yang dikeluarkan tadi dihaluskan kembali dan disaring sampai bersih dari duri halusnya.

Daging bandeng yang sudah bebas duri pun diuleni dengan bumbu-bumbu yang dihaluskan dan santan kental.

Setelah adonan itu matang, adonan daging kembali dimasukkan ke dalam kulit bandeng.

Kulit bandeng yang sudah diisi adonan daging bandeng dijepit dengan bilah bambu dan dipanggang di atas bara api.

Konon, Sultan Banten sangat menyukai menu itu.

Sejak saat itu, tamu kerajaan dijamu dengan hidangan sate bandeng, dan sate bandeng pun dikenal sebagai kuliner khas Banten, khususnya di daerah Serang.

Nah, kalau traveler liburan ke Banten, jangan lupa cicipi kuliner khas Banten ini, ya!(*)

Berita ini telah tayang di Bobo.Grid.id dengan judul Pernah Makan Sate Bandeng Khas Banten? Ini Kisah di Baliknya!

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Marsisca Puguh Setiari
Sumber: Grid.ID
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved