Mancanegara

WNI Kru Kapal Diamond Princess Minta Segera Dievakuasi: Di Sini Kami Seperti Dibunuh Pelan-pelan

Senin, 24 Februari 2020 11:15 WIB
Tribun Bali

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-VIDEO.COM - Kapal Pesiar Diamond Princess yang saat ini tertahan di Yokohama Jepang gara-gara wabah Virus Corona menjadi sorotan publik di Tanah Air.

Pasalnya, sejumlah Warga Negara Indonesia yang bekerja di Kapal Pesiar Diamond Princess meminta pemerintah untuk segera memulangkannya ke Indonesia.

Hal ini lantaran 69 WNI dinyatakan negatif Virus Corona sementara 9 lainnya dinyatakan positif virus corona.

Bahkan mereka membuat sebuah video agar pemerintah Indonesia segera memulangkan mereka karena kekhawatiran mereka dengan Virus Corona yang telah menyerang kru kapal lainnya.

"Kepada Pak Presiden Jokowi yang terhormat, kami yang berada di Diamond Princess di Yokohama sudah sangat sangat takut ibaratnya dibunuh pelan-pelan."

"Kami di sini untuk menghidupi keluarga di Indonesia, jangan dibiarkan kami sakit dan mati perlahan-lahan karena kelamaan di evakuasi," kata seorang wanita dalam video tersebut.

Kemudian dilanjutkan oleh seorang lelaki yang mengatakan, "Kami mohon, jangan dijemput dengan menggunakan kapal yang memakan waktu dua minggu perjalanan sampai ke Jepang. Jemput kami sekarang Pak dengan pesawat, kami juga Indonesia Pak Presiden."

"Kami mewakili teman-teman kru Indonesia kepada yang berada di Diamond Princess di Yokohama, Pak Presiden mohon buka hati nuraninya untuk menjemput kami secepatnya."

"Kami semua sudah dites dan hasilnya negatif. Yang positif sudah dievakuasi ke rumah sakit di Yokohama. Terima kasih Pak Presiden."

Permintaan dan harapan mereka dalam video itu diakhiri dengan kata, "Merdeka!"

Terkait hal tersebut, lewat sambungan WhatsApp, Tribun Bali menghubungi salah satu WNI yang ada dalam video tersebut, I Wayan Sudiarta asli Sandan Tegeh Tabanan, yang sudah tinggal di Wirata Agung, Lampung Tengah, Senin (24/2/2020) pagi.

Sudiarta berharap dirinya dan semua kru Indonesia yang masih berada di sana segera dievakuasi oleh pemerintah Indonesia agar bisa secepatnya kembali ke Indonesia.

"Ya saya sekarang masih di Yokohama. Nggih kenten sampun niki (Ya seperti itulah) semua kru Indonesia di sini berharap sekali pada pemerintah Indonesia untuk segera mengevakuasi kami," kata Sudiarta.

Dia mengatakan bahwa dua hari lalu, sebanyak 69 orang WNI yang menjadi kru kapal dinyatakan negatif Covid-19.

Sementara 9 orang WNI lainnya dinyatakan positif Covid-19.

"Ini bahwa dua hari lalu kami sudah dinyatakan negatif, yang negatif ini 69 orang. Yang sisanya 9 orang positif yang dari Indonesia. Yang positif itu sudah ditangani dan sudah dibawa ke rumah sakit yang ada di Tokyo," katanya.

Karena kondisi inilah ia bersama rekannya yang masih berada di sana meminta agar segera dievakuasi ke Indonesia.

Agar jangan sampai yang negatif menjadi positif mengingat mereka sampai saat ini masih berada di dalam kapal.

"Saat ini saya dan teman-teman masih berada di dalam kapal di terminal kapal pesiar, terminal II Yokohama. Apalagi kami masih di dalam kapal kan sirkulasi udara di dalam kapal ya segini-segini saja. Pasti kalau kelamaan di sini kan bisa terpapar, pasti itu, ya seperti itu," katanya.

Sehingga ia sangat berharap pemerintah Indonesia mendengar suara hati mereka yang ingin segera dievakuasi.

"Jadi harapan kami cuma itu, biar pemerintah mendengar suara hati kami yang kru Indonesia ini ingin segera dievakuasi biar yang negatif tidak menjadi positif nanti," katanya.

(Tribun Bali/I Putu Supartika)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul WNI Kru Kapal Diamond Princess Minta Segera Dievakuasi: Jemput Kami Pak Presiden, Secepatnya

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Dita Dwi Puspitasari
Sumber: Tribun Bali
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved