Wiki Trends

Wiki Trends - Meski Hamil Tua, Petugas Medis Ini Tetap Bertugas Tangani Virus Corona di Ruang IGD

Minggu, 23 Februari 2020 23:52 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah video menjadi viral di China yang menunjukan seorang perawat yang tengah hamil menangani korban virus corona.

Video yang dirilis media pemerintah CCTV itu awalnya bermaksud untuk menunjukkan Zhao Yu sebagai pahlawan, Sabtu (22/2/2020).

Sebab meskipun sedang hamil, perawat tersebut tetap menjalankan tugasnya.

Namun, gambar itu oleh publik China disikapi sebagai "alat propaganda", seraya menyayangkan mengapa dia dibiarkan bekerja di lingkungan penuh kontaminasi itu.

Dalam video tersebut terdapat keterangan yang menyebutkan "seorang ibu dan malaikat yang hebat dalam gaun putih".

Keterangan tersebut menyusul alasan karena perawat tersebut terus bekerja di ruang gawat darurat di rumah sakit militer di Wuhan, pusat wabah virus corona itu.

Perawat bernama Zhao Yu tersebut diketahui berada dalam bulan terakhir kehamilannya.

Zhao Yu dijadwalkan melahirkan dalam 20 hari ketika laporan itu disiarkan.

Dikutip dari BBC.com, video itu memperlihatkan dia berjalan-jalan di rumah sakit dengan setelan hazmat saat sedang hamil.

Dia terlihat berkeliling dan menguji seorang pasien yang kemudian dikirim ke departemen demam.

Pasien terdengar mengatakan kepadanya untuk tidak bekerja karena itu "berbahaya".

Zhao Yu mengakui dalam video bahwa keluarganya menolaknya untuk terus bekerja, tetapi menambahkan bahwa ia berharap dapat melakukan bagiannya dalam memerangi virus.

Dia diberitakan bersikeras tetap bertugas di Rumah Sakit Umum Zona Perang Cina Tengah, yang seperti rumah sakit lain di kota itu dipenuhi pasien virus.

Meskipun rekan-rekannya telah mencoba menghentikannya.

Tetapi berita mengenai pujian yang ditujukan kepada para perawat tersebut justru berujung kritikan.

Klip video tersebut ditarik setelah banyak pengguna media sosial mengemukakan kekhawatiran tentang perawat hamil itu.

Mereka khawatir, perawat tersebut dapat terinfeksi virus corona karena bekerja di lingkungan pusat wabah.

Dikutip dari South China Morning Post, pengguna media sosial dan akademisi menganggap ini mereka sebagai propaganda dan ‘memalukan’.

Hou Hongbin, seorang penulis feminis di Guangzhou, mengatakan laporan itu tidak sopan dan “tidak manusiawi” untuk membiarkan kedua perawat tetap bekerja.

Ia mengatakan, rumah sakit tidak boleh membiarkan perawat yang hamil sembilan bulan - atau yang mengalami keguguran - bekerja.

Sebab sistem kekebalan mereka melemah, dan sangat mungkin mereka akan terinfeksi virus itu sendiri.

Hal serupa digaungkan oleh Huang Lin, seorang peneliti feminis dan profesor di Capital Normal University di Beijing, yang menyebut laporan itu tidak pantas.

Pengguna Weibo China menyayangkan perawat tersebut yang tengah hamil namun tetap harus bekerja.

Tetapi ada juga yang berpikir bahwa video tersebut menunjukkan bahwa perempuan harus teta[ bertugas tak peduli kesehatannya seperti apa.(TribunnewsWiki.com/Saradita Oktaviani)

Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul Media Pemerintah China Dikritik Karna Unggah Video Perawat Hamil yang Tangani Virus Corona

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: Fikri Febriyanto
Sumber: TribunnewsWiki
Tags
   #Wiki Trends   #virus corona
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved