Tribunnews Update

Pengakuan Ibu Siswi SMA yang Buang Bayi Hasil Hubungan dengan Adik yang Masih SD, Ini Penyebabnya

Jumat, 21 Februari 2020 09:30 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - YM (48) Ibu dari siswi SMA yang membuang bayi hasil hubungan sedarah dengan sang adik mengaku menyesal dan sedih atas apa yang terjadi pada anak-anaknya.

YM mengaku menyesal tidak memperhatikan kondisi anak-anaknya hingga menyebabkan kedua anak kandungnya melakukan hubungan intim.

Dikutip dari Kompas.com, penyesalan dari YM disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Pasaman, AKP Lazuardi, Rabu (19/2/2020).

Menurut Lazuardi, karena keadaan ekonomi membuat YM kurang memperhatikan anak-anaknya.

Apalagi, YM sudah bercerai sehingga harus membanting tulang menyekolahkan empat orang anaknya.

Terkait kasus sang anak, YM sendiri pernah menaruh curiga pada saat anaknya hamil.

Namun saat ditanya, siswi SMA berinisial SHF (18) itu terus menghindar dan mengaku tengah sakit gigi.

Diketahui, kasus kehamilan dan hubungan terlarang SHF terungkap setelah ia diduga membuang bayi hasil hubungan sedarah dengan adiknya IK (13) yang masih duduk di bangku SD.

SHF ditangkap polisi Senin (17/2/2020) saat dalam perjalanan sepulang praktek lapangan yang diadakan sekolahnya.

Kasus tersebut berawal dari penemuan mayat bayi yang baru berumur hitungan hari oleh warga di daerah Nagari Langsek Kodok, Kecamatan Rao Selatan, sekitar pukul 16.00 WIB, Minggu (16/2/2020).

Mayat bayi itu pertama kali ditemukan Syafriandi tergeletak dalam keadaan membusuk berada di saluran air kolamnya.

Berdasarkan hasil olah TKP, dan fakta-fakta di lapangan serta keterangan saksi, bayi itu diduga dibuang orang tuanya sendiri, yakni SHF hasil hubungan dengan sang adik IK yang duduk di bangku kelas 6 SD.

(Tribun-Video.com/Nila)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengakuan Ibu Siswi SMA Pembuang Bayi Hasil Hubungan Terlarang dengan Adik: Saya Sedih dan Menyesal"

 
Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Nila
Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved