Rabu, 15 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Ingin Hits di Instagram, Dosen dan Mahasiswa Sengaja Bikin Video Perkelahian agar Viral di Medsos

Kamis, 20 Februari 2020 19:44 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Polsek Metro Menteng menangkap seorang dosen dan mahasiswanya yang membuat video perkelahian rekayasa di Jalan Thamrin Menteng, Jakarta Pusat.

Tak hanya itu, mereka juga dibantu oleh empat orang sopir bajaj bayaran untuk merekayasa video tersebut.

Video baku hantam itu dengan sengaja dikirim sang dosen ke sebuah akun dan diteruskan ke akun viral.

Dikutip dari Kompas.com, pelaku FG dan mahasiswa berinisial YA tersebut mengunggah dan memviralkan video tersebut Sabtu (15/2/2020).

Diungkapkan oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto, tujuan penyebaran video tersebut untuk meningkatkan viewers dan followers agar bisa mendapatkan keuntungan endorsment.

Hal tersebut juga telah dibenarkan oleh FG.

Ia mebgakui ingin mempopulerkan seni beladiri yang ada di dalam sebuah film.

Demi melancarkan video mereka, FG dan YA membayar empat orang sopir bajaj berinisial D, I, T dan W untuk berpura-pura berkelahi di zebra cross, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Masing-masing dari mereka dibayar Rp200.000 per orang untuk pura-pura menyerang FG.

Iming-iming uang mudah itu tentu menarik hati keempat sopir bajaj itu untuk ikut serta. Yang mereka tahu hanya harus akting menyerang FG lalu pulang dengan membawa uang Rp 200.000.

Selain membayar si sopir bajaj, FG dan YA juga membayar akun Instagram lain yang memviralkan aksi mereka dengan sejumlah uang bernilai ratusan ribu rupiah.

Namun, video perkelahian rekayasa ini dianggap meresahkan masyarakat. Hal ini membuat seolah-olah kawasan Thamrin yang dipadati warga setiap harinya tidak aman setelah video itu viral.

Masing-masing dari mereka terancam dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara.

(Tribun-Video.com/Nila)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ingin Dongkrak Popularitas di Instagram, Dosen dan Mahasiswa Malah Dibui Karena Rekayasa Perkelahian"

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Nila
Video Production: Bintang Nur Rahman
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved