Terkini Daerah

Kuli Bangunan Asal Malang Jerat Janda untuk Diajak Mesum dengan Atribut TNI lewat Aplikasi Tantan

Kamis, 20 Februari 2020 11:32 WIB
Surya

TRIBUN-VIDEO.COM - Tersangka Kusnan Ghoibi (29) nekat menyamar menjadi TNI gadungan untuk menjerat lima wanita berstatus janda.

Modus tersangka warga Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Malang ini begitu licik lantaran mengaku sebagai anggota TNI AL dan menjanjikan korban dijadikan istri.

Dia mengajak korban untuk berhubungan intim dan mencuri harta benda milik korban.

Tersangka Kusnan Ghoibi mengatakan sudah menggunakan media sosial Tantan dan Instagram selama empat bulan.

Ia memajang foto dengan mengenakan atribut TNI AL berupa mengenakan seragam loreng tentara di akun media sosial tersebut.

"Ya inspirasi dari diri sendiri menjadi begini (TNI Gadungan, Red),"ujarnya di Mapolres Mojokerto, Senin (17/2/2020).

Ia mengatakan tujuannya menjadi TNI gadungan bisa berkencan dengan janda dan sekaligus mencari uang dari seluruh korbannya.

Apalagi, pendapatan sebagai kuli bangunan senilai Rp.135 ribu dalam sehari belum cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup.

"Memang untuk mencari uang kalau hasil kerja tidak cukup buat makan, biaya tempat tinggal dan kirim uang ke orang tua," ucapnya.

Tersangka rata-rata mengincar korban wanita yang berstatus janda.

Mereka berkenalan di media sosial Tantan yang dilanjutkan dengan kopi darat.

Tersangka bahkan bisa memperdaya seorang dosen wanita PTS di Surabaya inisial TS.

"Awalnya ya berkenalan saya ketemu sama dia (korban, Red) di Taman Bungkul Surabaya," jelasnya.

Tersangka mengaku menemui korban dengan mengenakan baju biasa dan sepatu TNI.

Dia berupaya meyakinkan korban dengan mengajaknya ke Lantamal V Surabaya.

Tersangka begitu mudah masuk ke dalam kompleks tentara lantaran bekerja sebagai kuli bangunan di Lantamal V Surabaya.

"Saya masuk ke proyek tapi dia (Korban TS, red) langsung pulang," ujarnya.

Tersangka baru pertama kali ini menyamar menjadi TNI gadungan.

Dia mengaku menyesal sudah melakukan kejahatan yang mengatasnamakan TNI.

"Saya baru pertama ini sangat menyesal tidak akan mengulangi lagi," terangnya.

Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung menjelaskan tersangka menyamar menjadi TNU gadungan pada april 2019. Tersangka berkenalan dengan korban di media sosial.

"Jadi korban dijanjikan akan dinikahi tersangka yang mengaku anggota TNI dan melakukan tindak kejahatan pencurian," ujarnya.

Dari data Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto, berikut fakta-fakta kasus kuli bangunan yang menjadi TNI gadungan ini:

1. Tersangka Kusnan Ghoibi menjadi TNI Gadungan anggota TNI AL melakukan tindak pidana pencurian dan penipuan korbannya wanita berstatus janda inisial SJ di kawasan Krian, Kabupaten Sidoarjo, bulan April 2019. Modusnya mengajak korban menikah.

2. Modus sama tersangka menipu dan melakukan pencurian terhadap korban NL janda, di Hotel Wika kawasan Wika. Tersangka membawa kabur harta milik korban berupa motor Vario W 3680 WU dan Handphone merek Oppo, Agustus 2019.

3. Tersangka melakukan pencurian dan penipuan mengaku anggota TNI AL terhadap mahasiswi UH di wilayah Songgoriti, Kota Batu, pada bulan Oktober 2019. Hasil kejahatan satu Laptop Toshiba warna abu-abu, surat-surat mahasiswa, KTP, ATM indomaret, Kartu Visa dan uang Rp.200 ribu,

4. Sekitar bulan November 2019 tersangka menipu dan melakukan pencurian terhadap korban IS di wilayah Kenjeran Surabaya. Hasil kejahatan Handphone merek Oppo.

5. Sekitar bulan Februari 2019 tersangka melakukan pencurian dan Penipuan dengan mengaku anggota TNI AL terhadap korban TS seroang dosen di PTS Surabaya di wilayah Pacet dengan kejahatan masih dalam proses penyidikan.

AKBP Feby DP Hutagalung menambahkan Polisi menyita barang bukti hasil kejahatan TNI gadungan ini berupa satu seragam loreng, satu pasang sepatu TNl, satu jaket loreng, satu unit sepeda motor Honda vario beserta STNK atas nama korban.

Satu kartu ATM BRI milik korban atu buah rompi bertuliskan Kopaska, dua Handphone serta satu SIM milik korban.

"Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara," tandasnya.

(Surya/Mohammad Romadoni)

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Modus Pria Asal Malang untuk Jerat Para Janda, Berikut 5 Korban Kusnan dari Catatan Polres Mojokerto

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Winda Rahmawati
Sumber: Surya
Tags
   #Kuli bangunan   #Malang   #TNI Gadungan   #TNI   #Kecamatan Turen   #TNI AL   #Tantan   #Instagram
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved