Terkini Nasional

Jokowi Perintahkan Menkopolhukam dan Kapolri Tindak Tegas Pelaku Intoleransi Beragama

Sabtu, 15 Februari 2020 17:11 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUN-VIDEO. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara terkait penolakan pembangunan Gereja Katolik Paroki Santo Joseph Tanjung Balai Karimun‎, Kepulauan Riau.

Menurut Presiden konstitusi telah menjamin kemerdekaan setiap warga negara memeluk serta menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.

"Ya ini masalah intoleransi, saya kira udah berkali kali saya sampaikan bahwa konstitusi kita itu menjamin kemerdekaan setiap penduduk untuk memeluk agama masing masing dan beribadah sesuai dengan kepercayaannya, jelas itu konstitusi kita memberikan payung kepada seluruh masyarakat," kata Presiden di Istana Negara, Rabu, (12/2/2020).

Presiden mengatakan telah perintahkan Menkopolhukam Mahfud MD dan Kapolri Jenderal Idham Azis untuk menjamin terlaksananya kebebasan beribadah.

Termasuk menindak tegas kelompok atau masyarakat yang menganggu kebebasan beribadah.

"Tadi juga sudah saya perintahkan kepada Menkopolhukam, Kapolri, untuk menjamin terlaksananya kebebasan dalam beribadah dan menindak tegas kelompok-kelompok atau masyarakat yang mengganggu berjalannya sesuai dengan jaminan konstitusi yang saya sampaikan," katanya.

Presiden mengatakan masalah pelarangan pembangunan gereja di Tanjung Balai Karimun seharusnya bisa diselesaikan oleh pemerintah daerah.

Hanya saja karena Pemda tidak bisa menyelesaikannya, maka ia perintahkan Menkopolkam dan Kapolri untuk membereskannya.

Termasuk mengenai pengrusakan Mesjid di Minahasa Utara.

"Jangan sampai intoleransi ada. Mestinya daerah bisa menyelesaikan ini, tapi saya lihat karena tidak ada pergerakan di daerah jadi saya perintahkan Menkopolhukam dan Kapolri tegas ini harus diselesaikan.

Baik yang berkaitan dengan gereja yang ada Karimun Tanjung Balai, maupun masjid yang ada di Minahasa Utara, harus dirampungkan karena jadi preseden yang tidak baik bisa menjalar ke daerah lain," pungkasnya.(*)

Editor: Sigit Ariyanto
Reporter: Taufik Ismail
Video Production: Bayu Romadi
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved