Terkini Nasional

Izin Impor Tidak Lengkap, Satgas Pangan Menyita 15 Ton Kuning Telur Beku asal India

Jumat, 14 Februari 2020 22:05 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUN-VIDEO.COM - ‎Satgas Pangan menyita 15 ton kuning telur beku asal India dari PT ABN karena izin Import tidak lengkap.

Ketua Satgas Pangan Brigjen Daniel Tahi Monang mengatakan kejadian bermula saat 12 September 2019, PT ABN diduga melakukan pelanggaran importasi kuning telur beku.

"PT ABN tidak melengkapi perizinan impor berupa surat persetujuan impor dari Kemendag RI dan rekomendasi dari Kementerian Pertanian‎," ujar Daniel di Mabes Polri, Rabu (12/1/2020).

Daniel menuturkan tindakan importir yang tidak dilengkapi rekomendasi itu dapat menganggu perekonomian masyarakat khususnya para peternak.

Pasalnya hasil produksi peternak dalam negeri menjadi tidak laku karena beredarnya telor impor yang masuk ke Indonesia yang tidak sesuai peraturan.

Terhadap PT ABN, Satgas hanya memberikan sanksi administrasi. Selanjutnya barang bukti 15 ton kuning telur beku asal India ini bakal dimusnahkan.

"PT ABN melanggar ‎Pemendag No 29 tahun 2019 tentang ketentuan ekspor dan impor hewan dan produk hewan. Kami kenakan sangksi administrasi dan 15 ton kuning telur beku dimusnahkan," tambahnya.

(Tribunnews.com/Theresia Felisiani)

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Theresia Felisiani
Video Production: Desy Noormawati Amalia
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved