WOW UPDATE

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Gelar Sidang Lanjutan Sopir Taksi Online yang Diduga Salah Tangkap

Jumat, 14 Februari 2020 19:49 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan perampokan oleh sopir taksi online, Ari Darmawan (21), Kamis (13/2/2020) sore.

Dilansir dari Kompas.com, agenda sidang adalah mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Saksi yang dihadirkan hari ini adalah AL, penumpang taksi online.

AL menceritakan, kala itu dirinya memesan taksi online bersama rekannya Suhartini.

Dalam persidangan AL mengatakan, dia dipaksa membuka baju oleh sopir taksi online yang diduga Ari Darmawan.

Karena tak dituruti keinginannya, sang sopir pun meminta AL untuk menyerahkan ponselnya.

AL mengaku tak menceritakan tindakan sopir taksi online yang memaksanya membuka baju saat diperiksa polisi karena malu.

Dia baru berani menceritakan tindakan asusila itu dalam persidangan.

Kasus ini masih belum menemui kejelasan, pasalnya baik Ari maupun pelapor memberi pernyataan yang berbeda.

Seperti diketahui, kasus tersebut berawal ketika Ari mendapat orderan dari seorang pelanggan bernama Suhartini pada Rabu (4/10/2019), pukul 03.40 WIB.

Kala itu, Suhartini meminta dijemput dari daerah Kemang Venue Jakarta Selatan menuju daerah Damai Raya Cipete.

Ketika mendapat orderan tersebut, Ari mencoba menghubungi Suhartini untuk meminta konfirmasi.

Namun tidak kunjung mendapat balasan dari Suhartini.

Suhartini pun pada akhirnya tidak jadi naik ke mobil Ari.

Namun, keesokan harinya, Ari langsung didatangi polisi dan ditangkap karena dituduh melakukan tindak pencurian dan kekerasan.

Ari kemudian memberikan mandat kepada Lembaga Bantuan Hukum Mawar Saron Jakarta sebagai kuasa hukum untuk mulai melakukan investigasi.

Ia merasa jadi korban salah tangkap oleh polisi.

Dari hasil investigasi tersebut, ternyata Suhartini awalnya mendapatkan pengemudi taksi online bernama Dadang.

Setelah Suhartini masuk ke mobil, Dadang langsung membatalkan pesanan secara sepihak.

Selama proses pemeriksaan, Ari kerap mendapatkan tekanan dari para penyidik karena dipaksa mengakui perbuatannya.

Ari berharap proses persidangan bisa membuktikan dirinya tidak bersalah.

(TribunWow/Fransisca Mawaski)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Sidang Sopir Taksi Online yang Diduga Salah Tangkap, Saksi Mengaku Dipaksa untuk Membuka Baju

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Buyung Haryo
Sumber: TribunWow.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved