Terkini Daerah

Mengurai Penyebab Kemacetan Solo, Dampak Pembangunan Proyek Flyover Purwosari

Jumat, 14 Februari 2020 11:41 WIB
TribunSolo.com

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUN-VIDEO.COM - Kemacetan di Solo seperti tahun lalu, bisa dipastikan akan kambuh lagi dalam setahun ke depan.

Penyebabnya apalagi kalau bukan dimulainya proyek pembangunan flyover Purwosari.

Praktis, satu akses utama di Kota Solo, lumpuh.

Kemacetan terjadi pada pagi dan sore, alias di saat jam masuk dan pulang kerja.

Kepala Dinas Perhubungan Surakarta Hari Prihatno mengatakan, pembangunan flyover Purwosari memang jadi biang kemacetan beberapa hari ini.

Padahal, beban kendaraan yang melintas di lokasi tersebut sangat besar.

Purwosari menjadi poros kendaraan yang lewat di jalan Slamet Riyadi.

Dampaknya, adalah titik kemacetan yang terjadi di Tugu Wisnu, Pasar Nongko, Overpass Manahan, dan Polresta Solo.

Titik kemacetan lainnya adalah Simpang Lima Balapan.

Kemacetan di sini merupakan imbas pengalihan arus bus dari Wonogiri yang mau ke terminal.

Bus melewati jalan Honggowongso yang saat ini diberlakukan dua arah ke Jalan Gajah Mada kemudian ke Terminal.

"Kemudian kendaraan dari timur itu juga lewatnya di Balapan," kata Hari.

Akibatnya, bila terjadi kemacetan di Balapan akan terjadi kemacetan di Pasar Nongko.

Yang menarik, Hari mengatakan, meski sudah terkenal macet, tapi jalur Pasar Nongko, tetap saja dipilih warga.

Dalam surey yang dilakukan pihaknya, Hari mengaku, sejumlah warga rela bermacet-macet di sana, dari pada memutar, atau mengambil jalur lain.

"Saya tanyakan masyarakat katanya pilih mengantre dari pada memutar dan mereka maklum," jelas Hari, Kamis (13/2/2020).

Kemacetan bakal diperparah bila hujan deras mengguyur Kota Solo.

Hari beralasan, masyarakat pilih ke luar menggunakan mobil.

Membengkak

Tapi, Hari mengingatkan, ada lagi faktor lain yang membuat Solo makin macet.

Menurut Hari, jumlah pengguna kendaraan bermotor di Solo, makin membengkak.

Saat ini jumlah kendaraan bermotor di Solo ada 807 ribu.

Jumlah ini pun, belum termasuk para pendatang dari luar Solo.

"Kalau jumlah kendaraan ini tidak menentu, setiap hari bisa berubah bahkan bisa 1 juta kendaraan masuk Solo," kata Hari pada TribunSolo.com, Kamis (13/2/2020).

Solusi Dishub

Lalu, apa upaya Dinas Perhubungan (Dishub) Solo mengurai kemacetan?

Hari mengatakan, pihaknya pertama akan mengurai kemacetan melalui pengaturan waktu pada traffic light.

"Intervensi kita lakukan melalui ruangan cctv, waktu lampu pada traffic light kita atur," jelas Hari.

Bila cara ini belum berhasil petugas akan turun ke lapangan.

Di lapangan, Dishub dibantu oleh anggota Satlantas Polresta Solo.

"Kami selalu bersinergi dengan petugas kepolisian," jelas Hari.

Sementara, Kepala Bidang Lalu Lintas (Lalin) Dinas Perhubungan (Dishub) Solo Ari Wibowo menambahkan, ada 4 manajemen dalam mengantisipasi kepadatan lalu lintas saat managemen rekayasa lalu lintas pembangunan flyover Purwosari dilakukan.

Pertama, manajemen waktu perjalanan.

Dishub menyarankan warga memilih waktu yang tepat dalam melakukan perjalanan.

"Hindari jam sibuk berangkat sekolah atau kerja dan sebaliknya. Bisa berangkat lebih awal atau setelah jam sibuk selesai," ujar Ari.

Cara kedua, adalah memilih rute perjalanan yang tidak melalui daerah terdampak macet.

Memilih rute perjalanan memutar namun lebih lancar sangat disarankan.

Tiga, Manajemen moda transportasi yang digunakan misal biasa bawa mobil pribadi, beralih ke kendaraan yang lebih kecil seperti sepeda motor/sepeda, atau naik angkutan umum.

Bisa juga menerapkan car pooling yakni berangkat kerja dan pulang kerja bersama.

Atau berangkat sekolah dan pulang sekolah bersama bagi yang memiliki jalur berangkat dan pulang sama.

"Biasa sendiri - sendiri mobilnya, berganti jadi 1 mobil untuk bersama-sama," kata Ari.

Keempat, Manajemen Maksud Perjalanan yakni lakukan perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan maksud perjalanan, minimalkan maksud perjalanan yang tidak penting yang melintas kawasan terdampak .

Misal belanja 2 hari sekali, bisa diganti seminggu sekali. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Solo Makin Macet? Pahami Dulu, Begini Kendala yang Dihadapi Petugas Dishub di Lapangan.

Editor: Teta Dian Wijayanto
Video Production: Dita Dwi Puspitasari
Sumber: TribunSolo.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved