Terkini Nasional

Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos Ingin Tingkatkan Taraf Hidup dan Kurangi Pengeluaran KPM

Kamis, 13 Februari 2020 23:55 WIB
Tribunnews.com

Laporan wartawan Tribunnews.com, Mafani Fidesya Hutauruk

TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Kementerian sosial (kemensos) memiliki program keluarga harapan (PKH) yang memiliki tujuan diantaranya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi pengeluaran keluarga prasejahtera.

Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kemensos MO Royani mengatakan tujuan PKH untuk meningkatkan taraf hidup keluarga penerima manfaat (KPM).

"Bagaimana caranya meningkatkan taraf hidupnya? Kita menyediakan layanan yang dapat diakses oleh para KPM," ucapnya saat Media Briefing terkait PKH dan program sembako di Jakarta Barat, Rabu (13/02/2020).

Lalu ia menjelaskan layanan yang diberikan oleh kemensos, yakni layanan kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial.

"Layanan kesehatan bagi ibu hamil dan anak usia dini. Ibu hamil paling tidak di masa kehamilan harus memeriksakan kesehatannya empat kali. Kalau habis melahirkan masuk fase nifas paling tidak selama 28 hari setelah melahirkan dia harus mendapatkan layanan kesehatan di Puskesmas atau puskemas pembantu," ucapnya.

Selain Ibu hamil ia juga menuturkan bahwa anak sejak usia dini harus dibawa dan dipantau tumbuh kembangnya di pos pelayanan terpadu (posyandu).

Kemudian akses layanan pendidikan, ia mengatakan, pada saat anak usia SD, SMP, SMA mereka harus terdaftar bersekolah.

Selain terdaftar di sekolah, kehadirannya pun harus memenuhi syarat, yaitu 85% dinyatakan hadir.

Lalu layanan Kesejahteraan sosial untuk penyandang disabilitas berat dan lansia di atas 70 tahun.

Royani mengaku saat ini kategori disabilitas berat lah yang masih menjadi fokus kemensos.

Ia menjelaskan disabilitas berat ada apabila disabilitas itu mengganggu mobilitasnya.

"Sehingga hanya hanya bisa tiduran saja," ucapnya menjelaskan disabilitas kategori berat.

Kemudian lansia, ia menuturkan, di dalam UU lansia adalah mereka yang memasuki usia 60 tahun.

"Kami membuat prioritas lansia yang menjadi target PKH yang berumur 70 tahun ke atas," ucapnya saat mensosialisasikan PKH.

Tujuan lainnya dari PKH adalah nmengurangi beban.

Ia mengatakan setiap orang pasti mempunyai kebutuhan dasar.

"Bagi masyarakat prasejahtera kebutuhan dasar ini menjadi beban tersendiri, kita ringankan," ucapnya.

Ia menanyakan apa yang menjadi kebutuhan dasarnya.

Lalu ia menjelaskan kebutuhan masyarakat prasejahtera tidak berbeda dengan masyarakat yang sejahtera.

"Ada kebutuhan konsumsi, kesehatan, pendidikan dan kebutuhan lain. Di sini jumlah bantuan yang kita salurkan setiap tiga bulan yakni, Januari, April, Juli, dan Oktober," ucapnya.

Ia menyakini PKH ini secara langsung dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar.

"Selain menerima program sembako, uang dari PKH boleh juga ditambahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar konsumsi," ucapnya.

Uang dari PKH tersebut juga dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan sekolah anak-anak, pelayanan kesehatan keluarga.(*)

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Kharis Ardiyansah
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved