Tribunnews WIKI

Bubur Madura, Bubur Sumsun Halus Khas Madura

Kamis, 13 Februari 2020 22:46 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Bubur Madura diberi nama demikian karena jajanan ini berasal dari Madura.

Penjualnya hampir seluruhnya perempuan dari etnis Madura.

Bubur ini dijajakan dengan cara tradisional, yakni dengan membawanya di atas kepala (Jawa: disunggi) atau digendong, berkeliling keluar masuk kampun-kampung.

Bubur Madura terdiri atas bubur sumsum halus yang dibuat dari bahan dasar tepung.

Bubur Madura disajikan bersama-sama dengan bubur sumsum kasar, bubur ketan hitam, dan bubur grendul (candil) yang berwarna cokelat.

Bentuk grendulnya ada yang bulat atau lonjong, selanjutnya diberi santan kental dan ditambah juruh atau kinca (gula Jawa yang dicairkan) di atasnya yang membuat bubur ini terasa manis.

Bubur ini disajikan di atas sebuah pincuk daun pisang yang dilipat sedemikian rupa sehingga berfungsi seperti mangkuk atau piring.

Cara menikmatinya juga menggunakan daun pisang yang disebut suruh, yaitu daun pisang yang dilipat sehingga dapat digunakan sebagai sendoknya.

Sejarah dan Asal Usul

Bubur adalah salah satu makanan tradisional yang hadir dan digemari di hampir setiap daerah di Indonesia.

Dalam dunia kuliner, bubur merujuk pada sejenis makanan yang dimasak dengan cara merebus bahannya sampai menjadi sangat lunak.

Bahan baku untuk membuat bubur pun cukup beragam, mulai dari beras, kacang hijau, ketan hitam, sampai tepung beras.

Bila ditilik secara historis, bubur memiliki sejarah yang cukup panjang sejak zaman kolonial.

Menurut Murdijati Gardjito, salah satu Guru Besar dan peneliti pangan dari Universitas Gadjah Mada, kisah di balik semangkuk bubur tersebut tak ubahnya sebuah trik memperjuangkan hidup pada masa krisis di Indonesia, khususnya Jawa.

Pada masa penjajahan bubur dimakan saat gagal panen atau jika tidak mampu membeli beras dalam jumlah yang cukup, mundurnya masa panen, dan saat krisis lainnya yang berhubungan dengan beras.

Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan pangan, orang dulu mencampurnya dengan banyak air.

Berbeda dengan kuliner tradisional Jawa pada umumnya, bubur tidak ada kaitannya dengan kerajaan yang dahulu berkembang pesat di tanah Jawa karena bubur memang lahir dari kalangan bawah yang berjuang memenuhi kebutuhan pangannya.

Masyarakat Jawa menganggap bubur sebagai simbol pemerataan.

Bubur membuat porsi makanan bisa lebih merata dan lebih banyak secara kuantitas.

Bubur merupakan simbol kekuatan masyarakat pada masa lalu.

Masyarakat yang sedang tertindas, mulai dari sistem kolonial yang menekan, krisis pangan akibat gagal panen atau wabah, sampai bencana alam, menjadikan bubur sebagai makanan alternatif untuk tetap dapat bertahan hidup.

Bubur menjadi dewa penyelamat di tengah bencana kelaparan dan kematian.

Hal itu jugalah yang mampu memperkuat tesis bahwa sesungguhnya masyarakat kita adalah masyarakat yang mampu berdikari.

Masyarakat yang mampu bertahan dalam berbagai kondisi sulit.

Masih dalam lintasan sejarah yang sama, bubur terus berkembang sebagai salah satu kuliner yang cukup populer dan banyak disukai oleh berbagai kalangan di Indonesia.

Dengan sentuhan kreativitas, varian bubur juga terus berkembang.

Bubur Madura sendiri merupakan bubur dengan varian dan kreatifitas yang beragam.

Bubur ini bercita rasa manis yang berisikan campuran beberapa bubur, seperti bubur sumsum, bubur candil, bubur ketan hitam, dan bubur mutiara.

Bubur lalu diberi siraman santan dan gula merah cair.

Mengingat bubur ini merupakan perpaduan dari beberapa bubur, maka cara membuat sajian bubur ini membutuhkan banyak bahan utama, seperti tepung beras, ketan hitam, ubi, dan tepung mutiara.

Bahan-bahan

Tepung beras menjadi salah satu bahan yang digunakan untuk membuat bubur sumsum.

Bubur Sumsum
Sambil terus diaduk, masukan tepung beras secara perlahan-lahan.

Didihkan air bersama daun pandan, setelah itu masukkan sagu mutiara dan sedikit garam

Aduk campuran hingga mendidih agar santan tidak pecah.

Cara Pembuatan

Campurkan bahan-bahan tersebut ke dalam satu wadah, pincuk.
Setelah bahan-bahan tersebut dicampur, berikan kuah santan.
Guyurkan gula merah yang telah diolah dan dicairkan.
Bubur Madura siap dihidangkan.
Bubur Madura banyak dijumpai di berbagai jalan Kota Madura, bahkan penjual bubur Madura juga mudah ditemukan di beberapa kawasan di Jawa Timur.

Terdiri dari berbagai macam bubur, bubur Madura menjadi sajian lengkap yang menggugah selera.

Dengan harga yang relatif terjangkau, bubur Madura bisa menjadi pengganjal perut di kala lapar melanda, atau sekadar menjadi teman setia saat santai bersama keluarga dan sahabat tercinta.(*)

Artikel ini telah tayang di tribunnewswiki.com dengan judul: Bubur Madura

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Fikri Febriyanto
Sumber: TribunnewsWiki
Tags
   #Tribunnews WIKI   #Bubur Madura   #kuliner
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved