Terkini Daerah

Gelar Laga Persis Solo Lawan Persib Bandung, Ini Pesan Wali Kota untuk Para Suporter di Manahan

Rabu, 12 Februari 2020 17:43 WIB
TribunSolo.com

TRIBUN-VIDEO.COM, SOLO - Dewan Pembina Yayasan Perdamaian Lintas Agama (YPLAG) Kota Solo, KH Dian Nafi, menilai ada tantangan dalam merawat toleransi.

Tantangan itu berkaitan dengan pembangunan titik temu dalam masyarakat majemuk, satu di antaranya direpresentasikan dalam masyarakat Kota Solo.

KH Dian Nafi menyadari tantangan tersebut setelah berdiskusi dengan Menko Polhukam, Mahfud MD.

"Tantangan yang dihadapi masyarakat majemuk adalah membangun titik temu dan itu tergambar nyata setiap hari," terangnya, Selasa (11/2/2020).

Titik temu bisa muncul bila ada komunikasi dan koordinasi dalam masyarakat.

Titik temu yang sudah ada harus dirawat masyarakat sebaik mungkin.

Pancasila menjadi satu cara merawat titik temu yang sudah ada dalam masyarakat.

"Kalau sudah ada titik temu, harus dirawat dengan sebaik-baiknya dengan Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, lagu Indonesia Raya, Teks Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus," jelas Dian.

"Kesatuan masyarakat sebagai satuan politik juga tetap harus dalam satu naungan itu," imbuhnya membeberkan.

Dian menuturkan titik temu yang ada membuat masyarakat menjadi lebih adem ayem dan toleransi.

"Titik temu yang sudah ada mampu membuat masyarakat menjadi lebih adem ayem," tuturnya.

Namun, titik temu tetap menghadapi ancaman yakni sikap intoleransi dan penyebaran hoaks di dalam masyarakat.

"Hoaks telah menjadi ancaman nyata dan intoleransi termasuk ancaman nonmiliter saat ini," kata Dian.

"Sehingga, kita perlu mengklarifikasi informasi-informasi yang ada supaya tidak tertular hoaks," tandasnya.

(Tribun Solo/Adi Surya Samodra)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Hidup di Masyarakat Majemuk, KH Dian Nafi Ingatkan akan Hal Ini dalam Merawat Toleransi

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunSolo.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved