Lapor ke MKD, Jarak Minta Andre Rosiade Dipecat sebagai Anggota DPR

Rabu, 12 Februari 2020 14:25 WIB
Tribun Padang

TRIBUN-VIDEO.COM - Jaringan Aktivis Indonesia (Jarak) melaporkan tindakan anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade yang menggrebek Pekerja Seks Komersil (PSK) di salah satu hotel di Padang, Sumatera Barat.

Ketua DPP Jarak Donny Manurung mengatakan, Andre diduga melakukan pelanggaran kode etik, penyalahgunaan wewenang atau kekuasaan, dan terdapat konflik kepentingan karena dirinya dikabarkan mencalonkan sebagai gubernur Sumatera Barat.

"Kami ingin dipecat dan kami sudah lampirkan berkas ke MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan)," tutur Donny di komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

"Kami berharap MKD untuk segera juga memanggil pihak kepolisian khususnya Polda Sumbar dalam sidang kode etik nanti dan untuk minta keterangan terkait keterlibatan Andre Rosiade di situ," sambung Donny.

Ia menjelaskan, berkas yang di bawa berupa tulisan pasal-pasal yang dilanggar Andre sebagai anggota DPR, seperti aturan kode etik Bab 1 Pasal 2 dan Bab 4 Pasal 5.

"Kami berharap ini segera disidangkan agar tidak menjadi efek buruk untuk masyarakat. Ini kan sudah menciptakan efek kegaduhan bagi masyarakat itu sendiri," paparnya.

Seperti diketahui, Andre Rosiade ikut dalam sebuah penggerebekan kasus prostitusi online di sebuah kamar hotel di Padang, Sumatera Barat.

Pada penggerebekan tersebut, seorang pekerja seks komersial (PSK) berinisial NN (26) ditangkap polisi.

Bukan hanya NN, polisi juga menangkap muncikari berinisial A (24). Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Undang-Undang Nomor 19 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.(*)

Editor: Novri Eka Putra
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribun Padang
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved