Terkini Daerah

Pelaku Pembacokan Pria di Jember Mengaku Sering Memalak, Polisi: Biar Kelihatan Eksistensinya

Selasa, 11 Februari 2020 14:23 WIB
Surya

TRIBUN-VIDEO.COM - Aziz Saputra (18) pelaku pembacokan di Alun-Alun Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, bersama teman-temannya diduga kuat sebagai kelompok preman yang kerap beraksi di seputaran Alun-Alun Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.

Mereka memeras orang yang sedang menikmati malam di ruang terbuka di pusat Kecamatan Puger tersebut.

Mereka meminta rokok, juga uang. Ajis mengaku sudah lima kali memeras warga.

Peristiwa kelima kalinya sampai menyebabkan tewasnya Madi Rahmadani (22) warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Sabtu (8/2/2020) malam.

Aziz mengakui perbuatannya saat Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal memimpin rilis pengungkapan peristiwa tewasnya Mardi di Mapolres Jember, Senin (10/2/2020).

"Lima kali malak (meras). Minta rokok atau uang," ujar Aziz.

Dia mengaku melakukan aksinya bersama teman-teman satu kelompoknya di seputaran Alun-Alun Kecamatan Puger.

Dia menuturkan, melakukan perbuatannya itu supaya 'geng' mereka terlihat keberadaannya.

Alfian menegaskan, perbuatan Aziz dan teman-temannya sudah meresahkan warga.

"Perbuatan mereka mengganggu Kamtibmas. Karenanya, ini menjadi momentum untuk meningkatkan patroli di sekitar Alun-Alun Kecamatan Puger, dan sejumlah tempat lain. Supaya peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi," ujar Alfian.

Dia menuturkan, geng Aziz memeras warga untuk menunjukkan eksistensi mereka. Namun karena perbuatannya itu, warga menjadi resah.

Puncak perbuatan geng tersebut terjadi pada Sabtu (8/2/2020) malam pukul 23.00 Wib.

Ketika itu, Aziz dan empat orang temannya sedang mabuk. Mereka kemudian malak dua orang warga kembar bernama Yoga dan Yogi. Mereka meminta rokok. Yoga dan Yogi tidak memberinya sampai terjadi cekcok mulut.

Madi Rahmaddani yang mengenal Yoga dan Yogi, menghampiri mereka untuk menanyakan maksud mereka meminta rokok pada Yoga dan Yogi.

Sapaan itu makin menyulut kemarahan Aziz dan kawan-kawan. Madi dan Aziz berkelahi memakai tangan kosong. Aziz kalah. Dia pun meminta celurit kepada seorang temannya.

Aziz lantas menyabetkan celurit itu ke arah Mardi.

Madi pun bersimbah darah. Peristiwa itu terjadi di hadapan istri Madi yang sedang hamil muda. Istri Madi pun syok.

Apalagi Madi dinyatakan meninggal dunia saat dalam upaya penyelamatan di sebuah klinik kesehatan di Puger.

Karenanya, Alfian akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan instansi terkait supaya pemerintah memperhatikan nasib istri Madi.

"Supaya ada perhatian, dan keberlanjutan untuk istri korban. Supaya ada penanganan dan pendampingan sehingga bisa melahirkan secara aman," tegas Alfian.(*)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Remaja Pelaku Pembacokan di Puger Jember Sudah Berkali-kali Memalak Warga

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Surya
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved