Travel

Rekomendasi Tempat yang Cocok untuk Foto Prewedding di Jogja

Senin, 10 Februari 2020 23:09 WIB
Tribun Jogja

TRIBUN-VIDEO.COM - Menikah menjadi salah satu momen penting bagi siapa saja.

Tak heran, banyak orang yang mempersiapkan pesta pernikahannya sebaik mungkin.

Calon pengantin juga biasanya mencari tempat terbaik untuk mengabadikan momen indah bersama pasangan dalam sebingkai foto pre-wedding.

Nah, bagi kamu yang sedang menyiapkan pernikahan dan ingin menghasilkan foto terbaik, tak ada salahnya mencoba bermain-main ke tempat wisata di Yogyakarta ini.

Siapa tahu, ada satu tempat dengan konsep yang kamu sukai untuk diabadikan dalam momen pre-wedding.

1. Rumah Paris

Rumah Paris menjadi salah satu tempat unggulan bagi Anda yang ingin mengambil foto untuk pre-wedding. Ini lantaran konsep tempatnya yang bagus dan Instagrammable.

Rumah bergaya klasik ala Eropa ini memberikan nuansa layaknya bangunan di negeri barat.

Tak hanya itu, Rumah Paris juga bisa berfungsi sebagai akomodasi pilihan jika berkunjung ke Yogyakarta.

Nuansa warnanya pastel, membuat siapapun merasa hangat ketika mengunjungi.

Rumah ini memiliki 3 kamar dan dilengkapi dengan ruang tamu, tempat makan, dapur, kamar mandi, Toilet, TV, AC hingga halaman depan dan belakang untuk bersantai bersama keluarga.

Di samping rumah ini juga terdapat sawah yang dapat dijadikan tempat jalan-jalan sore. Lokasinya sangat strategis dan dekat dengan beberapa objek wisata.

kamu memerlukan waktu 25-30 menit untuk menuju kota. Di sini pengunjung juga dapat memanfaatkn sesi foto dengan harga tiket masuk mulai dari Rp200.000.

Sementara itu, tarif kamar di sini terbilang murah dan terjangkau. kamu cukup merogoh kocek Rp500.000 hingga Rp600.000 per malamnya.

Jika kamu ingin menyewa satu rumah, kamu akan dikenakan biaya sebesar 1,5-2 juta itu pun tergantung dengan tanggal dan bulan. Jika kamu berlibur di musim liburan tentu harga akan jauh lebih mahal.

Rumah Paris ini beralamatkan di Jl. Parangtritis Km. 8,4, Tembi, Timbulharjo, Sewon, Tembi, Timbulharjo, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

2. Studio Alam Gamplong, Wisata Mesin Waktu Abad 16

Jika kamu menganggap wisata di Yogyakarta sebagian besar berupa wisata alam, kamu tak sepenuhnya salah. Namun, ada juga wisata budaya yang hanya dimiliki Yogyakarta, seperti Studio Alam Gamplong.

Studio ini terletak di Sumberrahayu, Moyudan, Dukuh, Sumberrahayu, Sleman.

Dibangun diatas lahan dua hektar pada tahun 2017, tempat ini digunakan untuk keperluan shooting film 'Sultan Agung The Untold Story'.

Namun, kini, tempat tersebut bisa dinikmati oleh para wisatawan yang ingin merasakan kehidupan di zaman dulu.

Bagi yang tidak ingat, film Sultan Agung merupakan film bergenre drama kolosal yang bercerita tentang perjuangan Sultan Agung, film ini disutradarai oleh Hanung Bramantyo.

Berbagai macam bangunan semi permanen yang mencerminkan kehidupan Bangsa Indonesia pada abad ke 16 dan 17 berdiri di kawasan ini, mulai dari Gerbang Keraton Karta Kerajaan Mataram, Pendopo Alit Keraton Karta, Pendopo Ageng Keraton Karta, Benteng Holandia atau Batavia, Kawasan Kampung Mataram, hingga Kampung Pecinan.

Bangunan–bangunan tersebut menjadi daya tarik utama dari tempat ini, nuansa Indonesia pada abad 16 & 17 an mejadi background foto yang menarik, selain itu masih banyak lagi properti dan bangunan indonesia Tempoe Doeloe yang bisa dijadikan sebagai spot foto menarik.

Selain dijadikan tempat syuting film Sultan Agung, film Bumi Manusia yang baru-baru ini booming juga syuting di sini. Tak heran, tempat ini menjadi lebih ramai. Gamplong Studio Alam dibuka untuk umum setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 Wib.

Sedangkan tiket masuknya sendiri, wisatawan hanya akan ditarik biaya seikhlasnya pada kotak sumbangan dana kebersihan. Namun jika membawa kamera, wajib merogoh kocek antara Rp5.000 hingga Rp10.000 guna menebus permit card, semacam bukti izin untuk memotret.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Gamplong Studio melalui kota dapat menuju arah Barat. Dari titik 0 kilometer, kamu bisa menuju arah Barat lurus. Ikuti jalan utama hingga akhirnya sampai di Jalan Wates.

Dari Jalan wates KM 15 tepatnya di pertigaan Klangon belok ke kanan lurus hingga akhirnya menyeberangi jembatan rel kereta api kemudian belok kiri. Ikuti jalan tersebut hingga akhirnya melihat sebuah lapangan. Ambil jalan sebelah kiri kurang lebih 300 meter. Dari titik itu, kamu akan menemukan Studio Alam Gamplong.

3. Candi Ratu Boko

Tak jauh beda dengan keindahan sunset di Parangtritis. Candi Ratu Boko juga menjadi spot andalan bagi pemburu sunset di Jogja. Pengunjung akan berdatangan ke lokasi ini sekitar pukul 15.00 hingga 18.00.

Keindahan sunset di Ratu Boko membuat para pengunjung terpukau. Pantulan jingga dari senja yang menerangi reruntuhan seakan-akan membuat bangunan itu hidup kembali.

Candi ini merupakan bekas reruntuhan istana kerajaan yang terletak di atas bukit. Dari sini, para pengunjung juga dapat menikmati kemegahan Candi Prambanan dengan jelas.

Tak hanya itu, jika cuaca bersahabat, pengunjung akan ditunjukkan dengan kemegahan Gunung Merapi.

Candi Ratu Boko ini juga pernah menjadi tempat syuting ‘Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC)’ saat itu Cinta dan Rangga kembali akur dan membicarakan masa lalu mereka yang penuh drama romansa.

4. Gumuk Pasir Parangkusumo

Sesuai namanya, tempat tersebut dipenuhi pasir. Tentu, ini menjadi tempat wisata unik yang bisa kamu kunjungi bersama keluarga atau orang terkasih.

Selain itu, bagi kamu yang ingin melakukan foto pre-wedding di sini juga bisa. Tentu, konsepnya justru menarik dan unik karena tempat ini dipenuhi pasir.

Jangan lupa untuk mempersiapkan betul konsep seperti apa yang akan kamu ambil di sini.

Di sini, kamu bisa berselancar diantara pasir atau yang kerap dinamakan sandboarding. Maka, kamu tak perlu jauh-jauh ke Amerika maupun Tiongkok untuk merasakan eksotisme gurun pasir Mojave ataupun Gobi.

Sandboarding sendiri merupakan olahraga yang mirip dengan snowboarding. Hanya, aktivitas ini tidak dilakukan di daerah pegunungan bersalju, tapi di daerah kering dan berpasir.

Lokasinya sendiri tidak jauh dari Kota Yogyakarta, hanya di Jalan Pantai Parangkusumo, Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul.

Bagi yang tertarik berkunjung ke sini, disarankan untuk datang di pagi hari atau menjelang sore. Sebab kala memasuki tengah hari, udara panas yang ada di Gumuk Pasir Parangtritis bisa cukup menyengat.

5. Landasan Pacu Depok

Landasan pacu pesawat terbang ini membentang sepanjang kurang lebih 500 meter. Tempat ini cukup populer karena panorama alam yang disajikan tak pernah membohongi setiap insan manusia.

Biasanya, para pengunjung berinisiatif menjadikan tempat ini menjadi tempat tongkrongan sembari menghirup aroma pantai selatan dan mengantarkan sang surya tidur.

Sepintas memang tampaknya tak spesial, hanya terlihat jalan lurus yang membentang disertai garis marka yang tergores di setiap sisinya.

Namun, jika melihat sekeliling, landasan pacu ini ditumbuhi pohon cemara dan dan belukar khas pantai, sehingga memberikan kesan yang berbeda.

Semakin sore, landasan pacu ini biasanya semakin dipenuhi orang dan memburu spot paling cantik untuk memburu foto senja.

Maka, jika ini adalah tempat ideal kamu untuk sesi foto pre-wedding, pastikan kamu mempersiapkan sederet konsep agar memudahkan pengambilan gambar. Sebab, tempat ini selalu ramai dikunjungi.

Landasan pacu depok ini teretak di Jalan Pantai Depok, Parangtiritis, Kecamatan Kretek, Bantul. Jika kamu berkunjung ke tempat ini, kamu perlu merogoh kocek sebesar Rp5000.

6. Jurang Tembelan

Lokasi Jurang Tembelan dekat dengan Gardu Pandang Mangunan. Biasanya wisatawan datang untuk mengabadikan momen saat matahari terbit.

Hampir akhir pekan lokasi ini dipenuhi oleh muda mudi yang ingin memburu foto dan menikmati pemandangan dari atas perahu yang menjadi spot swafoto.

Untuk pengambilan foto pre-wedding juga bisa. Foto kamu akan terlihat lebih indah, sebab berlatar belakang panorama hijaunya hutan di perbukitan.

Bagi kamu yang menuju ke lokasi itu, jangan lupa membawa kendaraan yang prima agar tak tersendat di tengah jalan.

Walaupun tempat terlihat kecil, namun lokasi ini memiliki 4 spot foto. Jika kamu ingin menikmati suasana sore, kamu boleh berkunjung ke lokasi ini.

Sebab, lokasi ini buka 24 jam. Apabila kamu ingin melihat keindahan sunrise pun bisa, asal kamu berangkat sebelum subuh. Kurang lebih jam 03.00 WIB karena mengingat cuaca yang dingin dan perjalanan yang jauh.

(Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Deretan Wisata di Jogja Cocok Untuk Dijadikan Tempat Foto Pre-Wedding.

Editor: Teta Dian Wijayanto
Video Production: Marsisca Puguh Setiari
Sumber: Tribun Jogja
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved