Terkini Nasional

Sensasi Menyantap Gulai Gajebo di RM Sepakat: Kuliner Langka di Restoran Padang Legendaris Jakarta

Rabu, 5 Februari 2020 00:39 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUN-VIDEO.COM, KEBAYORAN BARU - Rumah Makan Sepakat menyajikan satu hidangan kuliner khas Minang yang sukar untuk ditemui di Ibu Kota.

Restoran itu menyediakan menu gajebo yang menjadi primadona.

Sesuai dengan nama rumah makannya, setiap pengunjung yang menyantap gajebo sepakat bahwa menu ini nikmat.

Saya pun demikian. Sesuap demi sesuap, eh, tak terasa sudah menandaskan satu piring nasi dan gajebo.

Bila meminjam kata dari Seorang Wartawan Senior, kuliner Minang ini, Maknyus!

Bagi sebagian orang yang baru hendak mencicipi kuliner ini, agak sulit untuk melacaknya.

Tak seperti restoran-restoran yang bertaburan di sekeliling Blok M Square, Rumah Makan Sepakat tak menggunakan plang besar nan mencolok perhatian.

Namun, seorang petugas parkir bisa menjadi sebuah kompas untuk menunjukkan keberadaannya.

Rumah Makan Sepakat berada di lantai dua sebuah gedung di Kompleks Blok M Square, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sedangkan di lantai dasar merupakan toko peralatan tulis dan photo copy.

Di lantai dasar itu, spanduk kecil bertuliskan Rumah Makan Sepakat baru terlihat.

engunjung harus meniti tangga untuk menuju ke sana.

Ketika memasuki restoran, saya dihadapkan oleh deretan kursi dan meja makan.

Berbeda dengan kebanyakan restoran khas Minang, etalase makanan berada di ujung ruangan.

Pengunjung harus melintasi deretan bangku dan meja pengunjung sebelum mencecap kuliner yang tersaji di sana.

Salah Satu Restoran Padang Tertua di Jakarta

Saya menemui seorang pengelola rumah makan tersebut, Yanuar Efan (40) yang merupakan salah satu keponakan dari pendirinya.

Menurut Yanuar, restoran Rumah Makan Sepakat telah berdiri sejak lama.

RM Sepakat pertama kali berdiri di Kawasan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sekira akhir 60-an.

"Dulunya masih tenda belum seperti ini. Jualannya di pinggir jalan Panglima Polim," kenangnya kepada TribunJakarta.com pada Minggu (2/2/2020).

Sejak awal pertama buka di sana, RM Sepakat sudah menjual gajebo.

Kala itu pengunjung banyak yang menyukainya.

RM Sepakat kemudian pindah ke PD Pasar Jaya Blok M sekitar tahun 80-an.

Pada tahun 2005, mereka akhirnya berpindah lagi ke tempat ini selepas musibah kebakaran yang melanda pasar.

RM Sepakat terdapat dua tempat, anda bisa menyambangi di Kawasan Blok M Square dan Pasar Mayestik.

Jam Makan Siang Pasti Cepat Ludes

Meski sempat berpindah-pindah, Rumah Makan Sepakat tak pernah sepi dan kehilangan pengunjung.

Yanuar mengatakan jam makan siang kantor menjadi waktu yang paling ramai disambangi pengunjung.

Sebagian besar mata pengunjung tertuju ke sebuah mangkuk stainless steel berisi gajeboh yang bersimbah kuah gulai merah di belakang etalase.

"Kalau jam kantor, lauk pauk pada jam 1 atau 2 sudah habis dibeli pengunjung. Gajebonya pun selalu habis setiap hari," terangnya.

RM Sepakat termasuk tutup lebih cepat dari restoran pada umumnya di kawasan Blok M Square.

Pasalnya, pengunjung yang datang ke RM Sepakat berangsur berkurang di malam hari.

"Kita tutupnya jam setengah 4 sore, kan di sekitar sini juga ada tempat makan lesehan (yang buka malam)," tambahnya.

Ia mengakui bahwa menu gajebonya menjadi makanan favorit para pengunjung.

Bila tak ada menu tersebut, bagi Yanuar, RM Sepakat seolah hampa.

Beruntung, Saya menyambangi restoran ini saat akhir pekan.

Bila tidak, ulasan mengenai sajian khas Minang yang langka ini bakal ditunda lantaran bersaing oleh para pengunjung.

Mencecap Gulai "Surga"

Seporsi gulai gajebo dan sepiring nasi tersaji di atas meja saya.

Brisket atau Sandung lamur bersimbah kuah merah tampak menantang untuk segera dicicipi.

Kala digigit, lemak gajebo itu tampak mudah terlepas. Bila sebagian lemak tampak sulit digigit, berbeda dengan ini. Sama sekali tak alot.

Kuahnya pun tak terasa berat lantaran tak bersantan.

Di atas piring nasi, terdapat sayur nangka, sambal hijau dan bumbu rendang.

Kala dipadukan dengan gajebo, mulut seolah ingin terus melahapnya.

Satu porsi gajebo dihargai Rp20 ribu. Namun, itu belum termasuk sepiring nasi.

Salah satu pengunjung, Endri (42), mengatakan ia mulai datang ke RM Sepakat sejak 10 tahun yang lalu demi menyantap guai gajebo.

Menurutnya, gajebo di RM Sepakat memiliki rasa yang enak dan khas.

Tak semua orang, lanjutnya, bisa mengolah gajebo seperti ini.

"Enggak semua orang bisa bikin ini. Gajihnya enggak lengket, langsung krenyes meleleh," ungkapnya yang telah menyantap gulai gajebo sebanyak dua kali di sana.

Hal senada juga diungkapkan oleh Dodi Riadi (42), pria asal Payakumbuh, Sumatera Barat ini, sudah rutin datang ke restoran itu sejak tahun 2015.

Setiap akhir pekan, ia menyempatkan datang untuk merasakan seporsi gajebo.

"Karena saya orang Minang, saya mencari gajebo dengan rasa otentik, Ini yang paling tepat dan pas (rasanya)," pungkasnya.

Rumah Makan Sepakat buka setiap hari dari jam 10 pagi hingga setengah 4 sore.

Namun, bila ingin merasakan seporsi gulai gajebo disarankan datang lebih cepat. Siapa cepat dia dapat!(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Sensasi Menyantap Gulai Gajebo di RM Sepakat: Kuliner Langka di Restoran Padang Legendaris Jakarta

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: TribunJakarta
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved