TOP 5 Hoax or Fact

TOP 5 Hoax or Fact: Mayat Bergeletakan di Jalanan Wuhan hingga Bawang Putih Sembuhkan Virus Corona?

Minggu, 2 Februari 2020 16:33 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Hallo tribunners, kembali lagi nih sama kita berdua di Hoax or Fact this week.

Kali ini kita akan bagikan 5 deretan Hoax or Fact yang paling sering diperbincangkan warganet.

5. Cina Membangun Rumah Sakit 57 Lantai untuk Pasien Corona dalam Waktu 19 Hari?

Beredar kabar di media sosial bahwa Cina membangun rumah sakit 57 lantai khusus untuk pasien Virus Corona dalam waktu 19 hari.

Kabar itu diunggah oleh sebuah akun di Twitter. Dalam unggahan itu terdapat sebuah video timelapse pembangunan sebuah gedung bertingkat. Di video itu terdapat keterangan “A Construction Record: 57 Floors in 19 days”.

Pada keterangan unggahan, pemilik akun tersebut menuliskan bahwa Cina baru saja membangun rumah sakit 57 lantai khusus untuk pasien Virus Corona. Dalam waktu 16 jam bisa menyelesaikan lantai pertama, dan 19 hari selesai 57 lantai termasuk listrik, air, dan semua peralatan rumah sakit.

Setelah ditelusuri kabar tersebut tidak benar.

Melansir dari The Guardian, sebuah perusahaan konstruksi Cina membangun sebuah Gedung yang bernama Mini Sky City.

Perusahaan konstruksi yang bernama Broad Sustainable Building tersebut mengklaim sebagai pembangun Gedung tercepat di dunia.

Perusahaan itu merakit tiga lantai dalam waktu sehari menggunakan metode modular, sehingga dapat menyelesaikan pembangunannya selama 19 hari.

Mini Sky City memiliki 19 atrium, 800 apartemen dan ruang kantor untuk 4.000 orang.

Jadi, kabar Cina membangun rumah sakit 57 lantai khusus untuk pasien Virus Corona dalam waktu 19 hari itu tidak benar ya, Tribunners!

4. Wabah Virus Corona tipe baru di Wuhan, Cina membuat geger masyarakat di seluruh belahan dunia.

Beredar pesen berantai di WhatsApp yang menyebut terdapat pasien yang terjangkit Virus Corona tipe baru masuk ke RSUD Dr Moewardi Solo.

Bersamaan dengan itu bayak beredar pesen berantai di WhatsApp yang menyebut terdapat pasien yang terjangkit Virus Corona tipe baru masuk ke RSUD Dr Moewardi Solo.

Kabar itu menyebut seorang ibu pergi ke Singapura pada 19 Januari 2020 untuk reuni dengan teman-temannya.

Setelah kembali bersama seorang temannya, mereka diduga dalam keadaan sakit flu dan demam waktu kembali ke Indonesia.

Dikabarkan, teman ibu tersebut kemudian meninggal dengan alasan penyakit yang tidak diketahui.

Sedangkan, ibu tersebut hingga saat ini masih flu dan demam.

Tak hanya itu, ia sudah sempat dibawa ke Rumah Sakit Triharsi sebelum kemudian dirujuk ke RSUD Dr Moewardi Solo.

Namun, Dikutip dari TribunSolo.com, Kepala Subbag Hukum dan Humas RSUD Moewardi Solo, Eko Haryati, tidak membenarkan kabar itu.

Dijelaskan, ia memastikan RSUD Dr Moewardi hingga saat ini belum menerima pasien suspek Virus Corona tipe baru.

Tak hanya itu, Eko memastikan RSUD Dr Moewardi telah siap melayani pasien suspek virus corona tipe baru yang juga telah menyiapkan dua ruangan isolasi kusus pasien suspek virus tersebut.

3. Bawang Putih dapat Menyembuhkan Virus Corona?

Sampai saat ini belum ditemukan vaksin yang dapat menyembuhkan Virus Corona.

Namun, beredar kabar di media sosial bahwa bawang putih dapat menyembuhkan Virus Corona.

Kabar itu beredar melalui unggahan sebuah akun di Facebook. Dalam keterangan unggahannya, jika ada yang terpapar Virus Corona, pasien yang terjangkit virus itu bisa sembuh di hari kedua atau setelah malam minum air bawang putih.

Pemilik akun tersebut juga menjelaskan cara memproses bawang putih itu menjadi minuman.

Dalam unggahan itu juga terdapat video seorang wanita yang sedang membawa beberapa bawang putih di tangan kanannya dan membawa gelas di tangan kirinya.

Wanita tersebut terlihat seperti menjelaskan sesuatu dalam Bahasa asing.

Setelah ditelusuri kabar itu tidak benar.

Melansir dari drkhaledyossef.com, bawang putih tidak ada hubungannya dengan pengobatan virus corona.

Bawang putih adalah salah satu jenis makanan yang memberikan sejumlah manfaat penting ke tubuh.

Tidak ada yang menyebut bahwa bawang putih sebagai efek anti virus dari semua jenis.

Diketahui sampai saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan Virus Corona.

2. Beredar Video Terjadi Ledakan Besar di Wuhan Cina?

Baru-baru ini beredar luas kabar bahwa telah terjadi ledakan besar di Wuhan, China.

Kabar tersebut dibagikan di beberapa grup facebook dan WhatsApp, yang disertakan link YouTube yang menampilkan terjadinya ledakan besar di Wuhan, China.

Namun, menurut penelusuran Tribun Video kabar tersebut tidak benar.

Video yang diunggah pada kanal YouTube tersebut bukanlah ledakan yang terjadi di Wuhan.

Dikutip dari euronews.com, video yang memperlihatkan ledakan besar itu terjadi di Tianjin, China.

Dijelaskan, ledakan besar itu terjadi di kawasan industri di timur lau kota Tianjin.

Polisi melaporkan bahwa terdapat 7 orang tewas dalam ledakan itu.

Disebutkan, ledakan itu terjadi bersamaan dengan pengirim bahan peledak sekitar pukul 11.30 waktu setempat.

Tak hanya itu, menurut Kantor berita Negara, kebakaran tersebut mengakibatkan dua petugas pemadam kebakaran dilaporkan hilang.

Gelombang ledakan bisa dirasakan beberapa kilometer jauhnya dan melukai sedikitnya 50 orang.

1. Mayat Korban Virus Corona Bergelimpangan di Jalanan Kota Wuhan Cina?

Beredar foto di media sosial yang menyebut mayat korban Virus Corona bergelimpangan di jalanan kota Wuhan

Dalam keterangan unggahan, foto itu diambil dari satelit.

Foto itu dilengkapi narasi yang menyebut soal azab untuk Cina.

Namun, menurut penelusuran Tribun Video, kabar tersebut tidak benar alias hoaks.

Dikutip dari Tribunnews.com, foto tersebut merupakan aksi mengenang 528 korban pembantaian Nazi di Katzbach, Jerman.

Namun, aksi mengenang korban pembantaian Nazi itu terjadi di Frankfurt, Jerman.

Tak hanya itu, mengutip VOA Cambodia, foto itu diambil pada 25 Maret 2014 di Jerman.

Jadi, foto yang beredar luas di media sosial yang menyebut mayat korban Virus Corona bergelimpangan di jalanan kota Wuhan Cina itu tidak benar ya tribunners.

Nah itu dia 5 deretan Hoax or Fact this week.

Jangan sebar sebelum cek kebenarannya.(*)

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: Aprilia Saraswati
Sumber: Tribun Video
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved