TRIBUNNEWS UPDATE

Helmy Yahya Dipecat karena Beli Hak Siar Liga Inggris, Dewas TVRI: Tak Sesuai Jati Diri Bangsa

Rabu, 22 Januari 2020 15:30 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Dewan Pengawas TVRI mengatakan, salah satu alasan pihaknya memecat Helmy Yahya sebagai Direktur Utama karena keputusannya untuk membeli hak siar Liga Inggris itu tidak sesuai dengan jati diri bangsa.

Ketua Dewan Pengawas TVRI menjelaskan bahwa TVRI semestinya memberikan tayangan edukatif, jati diri dan sebagai media pemersatu bangsa Indonesia.

Dikutip dari Kompas.com, hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewas TVRI, Arief Hidayat Thamrin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (22/1/2020).

Baca: Dipecat Dewas sebagai Dirut TVRI, Helmy Yahya Berikan 1 200 Lampiran Pembelaan

Dalam rapat dengan Komisi I DPR, prioritas program dengan nilai-nilai itu malah diganti dengan Liga Inggris.

Selain Liga Inggris, ia juga menyinggung soal tayangan Discovery Channel yang sebenarnya banyak alternatif lain yang bisa disajikan TVRI kepada publik.

Arief pun mengatakan, Helmy terlalu mengejar angka share dan rating sehingga dianggap tak bekerja sesuai dengan visi dan misi TVRI.

Padahal menurut Arief, TVRI merupakan saluran televisi publik sehingga berbeda dengan swasta.

Sebelumnya, Dewan Pengawas TVRI juga menyebutkan bahwa hak siar Liga Inggris berpotensi menimbulkan gagal bayar alias utang.

Moko menyampaikan, Helmy sempat mengatakan bahwa program Liga Inggris ditayangkan tanpa biaya.
Namun, menurut dia, penayangan Liga Inggris berbiaya senilai Rp126 miliar untuk kontrak tiga sesi, yaitu selama 2019-2022.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Dewas TVRI Sebut Siaran Liga Inggris yang Dibeli Helmy Yahya Tak Sesuai Jati Diri Bangsa.

Editor: Teta Dian Wijayanto
Reporter: Ruth Aurora Chintya Natasha Iswahyudi
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved