Sosok Sopir Bus Pariwisata yang Terguling di Ciater Subang Dikenal Seorang yang Pekerja Keras

Minggu, 19 Januari 2020 21:10 WIB
Tribunnews Bogor

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUN-VIDEO.COM - Dede Purnama (41) merupakan sopir bus pariwisata PO Purnama Sari yang terguling di Turunan Palasari, Kampung Nagrog, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang pada Sabtu (18/1/2020) sore.

Dalam kejadian tersebut, 8 orang dilaporkan meninggal dunia termasuk Dede Purnama sendiri sebagai sopir.

Di kampung halamannya, di Kampung Cikuda, Desa Bojongnangka, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, keluarga besar almarhum Dede dikenal sebagai keluarga yang hampir semuanya berprofesi sebagai sopir bus pariwisata.

Bahkan Almarhum Dede sendiri jadi sopir bus pariwisata berawal mengikuti jejak ayahnya sendiri.

"Udah lulus SMP dia mulai ikut jadi kernet, kan bapaknya sopir bus, dia ngikut-ngikut, bapaknya dulu narik bus juga. Udah 10 tahun lebih dia nyupir," kata ibunda almarhum, Risa (63), kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (19/1/2020).

Dia mengatakan bahwa putranya itu merupakan sosok pekerja keras yang bahkan sudah Risa lihat sejak Dede masih sekolah.

Bahkan, sebelumnya Dede juga pernah berjualan kantong plastik di pasar.

"Dia orangnya pekerja keras, sekolah dia sambil manggul termos jualan es, pulang sekolah ke Cibinong jualan plastik, orangnya pekerja keras pegang apa aja mau," kata Risa.

Almarhum Dede Purnama, kata Risa, meninggalkan seorang istri dan 6 orang anak.

Keluarga minta maaf

Ibunda sopir bus yang mengalami kecelakaan maut di Ciater, Subang, Risa (63) meminta maaf kepada semua penumpang bus pariwisata yang jadi korban dalam kecelakaan tersebut.

Risa juga tampak tak kuasa menahan tangis mengingat putranya, Dede Purnama (41) yang jadi sopir bus itu juga turut menjadi salah satu korban tewas.

"Minta maaf kepada korban yang banyak, minta dimaafin anak saya, bukan kemauan anak saya, saya minta dimaafin, kepada semua korban, dari pihak anak saya sebagai sopir," kata Risa dengan mata berkaca-kaca kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (19/1/2020).

Dia mengatakan bahwa kejadian ini merupakan musibah yang juga sama sekali tak diinginkan oleh keluarganya.

"Bukan kepengen anak saya, ini musibah. Mudah-mudahan lancar semua, jangan ada halangan suatu apapun," kata Risa.

Selain itu, kata dia, almarhum Dede Purnama merupakan tulang punggung keluarga yang selama ini membiayai 6 orang anaknya beserta seorang istri dengan penghasilan sebagai sopir bus pariwisata.

"Almarhum (Dede Purnama) meninggalkan 6 orang anak. Paling tua sudah SMA. Satu bayi umur 4 bulan yang paling kecil," ungkap Risa.

Diberitakan sebelumnya, almarhum Dede Purnama (41) korban kecelakaan maut asal Kampung Cikuda, RT 35/16, Desa Bojongnangka, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor dimakamkan pagi ini, Minggu (19/1/2020).

Almarhum merupakan sopir bus pariwisata yang mengalami kecelakaan tunggal di Tanjakan Palasari, Kampung Palasari, Desa Nagrok, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang tak jauh dari Tanjakan Emen pada Sabtu (18/1/2020) sore kemarin.

Almarhum dimakamkan sekitar pukul 10.00 WIB di pemakaman umum yang tak jauh dari rumahnya.

Diketahui, kecelakaan tunggal bus pariwisata ini saat kejadian membawa penumpang para kader Posyandu Depok yang berwisata ke Gunung Tangkuban Parahu dan Ciater.

Dilaporkan ada 8 orang tewas, 10 luka berat, 20 luka ringan dalam peristiwa kecelakaan yang lokasinya tak jauh dari Tanjakan Emen ini.

(*)

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Sopir Bus yang Kendaraan Terguling di Ciater Subang Dikenal Sosok Pekerja Keras

 
Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Video Production: Winda Rahmawati
Sumber: Tribunnews Bogor
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved