Terkini Nasional

47 Kasus Narkoba di Tangerang Selama 2 Bulan, Ada Pasutri Hingga Ibu dan Anak Jualan Sabu

Rabu, 15 Januari 2020 00:45 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUN-VIDEO.COM - Dalam waktu dua bulan, Satnarkoba Polresta Tangerang berhasil mengungkap 47 kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Tangerang.

47 kasus tersebut didalamnya terdiri dari pengguna hingga bandar narkoba di Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan dari 47 kasus penyalahgunaan narkoba itu didapatkan 58 tersangka yang empat diantaranya adalah perempuan.

"Ada pun barang bukti yang diamankan sabu 70 gram, karena jualnya paket-paket kecil Rp 200 ribuan sampai Rp 400 ribuan. Ganja hampir 300 gram, lalu ada tramadol, eximer dan beberapa belas ekstasi," jelas Ade di Mapolresta Tangerang, Selasa (14/1/2020).

Ia menjelaskan, dari puluhan tersangka itu ada diantaranya adalah pasangan suami istri atau pasutri yang bekerja sama mengedarkan barang haram tersebut.

Keduanya kedapatan menjadi bandar narkotika jenis sabu yang diedarkan utamanya di Kabupaten Tangerang.

"Salah satu pasangan ditangkap duluan kemudian beberapa lama dari kasus lain ditangkap unit lain pasangannya," sambung Ade.

Yang unik berikutnya adalah pasangan yang masih satu keluarga, bukan suami istri, melainkan ibu dan anak.

Menurut Ade, sang ibu dari dalam Lapas memberikan perintah kepada si buah hati untuk melancarkan bisnis haram mereka.

"Ibunya sudah ditangkap duluan di Lapas tapi dia tetal berdagang suruhan anaknya untuk beedagang dan berhasil ditangkap juga anaknya akhirnya," tutur Ade.

Sisanya, lanjut dia, para tersangka yang ditangkap rata-rata masih dalam usia produktif kisaran umur 20 sampai 29 tahun.

Kemudian rata-rata dari 58 tersangka yang diamankan mengenyam pendidikan terakhir Sekolah Lanjutan Tingkat Atas alias SLTA.

"Mereka berjualan itu unik juga jadi kebanyakan bekerja dalam rumah karena sudah punya kurir dan jaringan. Jadi sambil bekerja biasa mereka sembari berjualan narkoba," jelas Ade.

Dari sisi keuntungan, lanjut Ade, para pelaku mendapatkan uang sebesar Rp 50 ribu dari penjualan setiap paket.

Ketertarikan mereka menjajakan barang haram itu karena dibujuk oleh bandar narkoba untuk menggunakan narkotika secara gratis.

"Pasal yang kita kenakan untuk seluruh pelaku adalah yang pertama, pasal 114 UU narkotika, UU nomor 35 Tahun 2009 dan juga pasal 197 terhadap penyalahgunaan pengendara obat daftar G," tandas ade.

(Tribun Jakarta/Ega Alfreda)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul 47 Kasus Narkoba di Tangerang Selama 2 Bulan, Ada Pasutri Hingga Ibu dan Anak Jualan Sabu

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: TribunJakarta
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved