Tribunnews Update

Aturan Baru WhatsApp di India, Admin Grup Bisa Dipenjara apabila Kirim Konten Porno

Selasa, 14 Januari 2020 12:40 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Para penegak hukum di India memberlakukan peraturan baru untuk pengguna WhatsApp, Selasa (14/1/2020).

Admin grup Whatsapp akan dipenjara apabila mengirimkan konten video provokaif, cabul, atau konten porno lain.

Meski WhatsApp sudah memiliki fitur enkripsi end-to-end untuk menjaga percakapan, pihak kepolisian India masih bisa mendapatkan data untuk membawa pelaku tersebut ke ranah hukum.

Dikutip dari Kompas.com, konten pornografi meliputi pornografi anak-anak hingga video asusila yang dibuat lewat kamera tersembunyi dan difilmkan secara ilegal.

Tak hanya soal video pornografi, pengguna WhatsApp di India juga akan membagikan foto atau video hasil manipulasi yang melibatkan orang-orang penting.

Ada pula larangan mempromosikan perdagangan ilegal pelacuran lewat WhatsApp.

Pengguna WhatsApp di India juga akan dipenjara apabila terkait soal konten kebencian agama atau tempat ibadah.

Pengguna WhatsApp, juga tidak diperbolehkan untuk menjual obat-obatan terlarang.

Selain itu, penegak hukum India juga melarang pengguna untuk menyebarkan berita palsu dengan topik sensitif yang akan memicu kekerasan.

Pihak kepolisian India bia mendapatkan sejumlah data dari perusahaan Whatsapp terkait adanya pelanggaran itu.

(Tribun-Video.com / Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Di India, Admin Grup WhatsApp Bisa Dibui jika Anggota Kirim Gambar Porno.

Editor: Teta Dian Wijayanto
Reporter: Firdausi Rohmah Rizki Ananda
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved