Terkini Daerah

Izin Beli Kuota Internet, Malah Kepergok Suami di Hotel Bareng Kades

Selasa, 14 Januari 2020 11:55 WIB
Tribunnews Bogor

TRIBUN-VIDEO.COM -- Firasat NG untuk mengikuti istrinya, DF, ternyata berbuah tragis.

NG memergoki istrinya, DF, berada di kamar hotel hanya berbalut handuk bersama Kepala Desa Sei Buluh, Subandi.

NG merasa amat geram ketika melihat istrinya hanya berbalut handuk.

Rasa penasaran NG memang sudah memuncak.

Pasalnya sudah berhari-hari sikap DF berubah drastis.

Menurut NG, DF lebih mudah marah padanya.

"Tiga hari ini saya pun enggak bisa tidur. Itulah berzikir saya kalau malam minta petunjuk." kata NG dikutip dari Tribun Medan.

NG merasa mendapat petunjuk untuk mengikuti DF.

"Baru kemarin itu ada petunjuk dari yang Kuasa tadi ikutilah istrimu gitu. Barulah saya ikuti kemarin," ucap NG.

Sabtu (11/1/2020) pagi DF keluar rumah dengan alasan mau membeli paket internet ke Medan.

Tanpa pikir panjang, NG mengikuti istrinya pergi.

Kecurigaan NG mulai terbukti.

Di persimpangan Jalan Lintas Sumatera, DF naik Angkutan Kota Sandra Prima dan turun di kawasan Pasar Bengkel.

NG terheran-heran di Pasar Bengkel, istrinya pindah ke mobil. Ia mulai curiga.

"Kuikuti terus sama kawan naik sampai kemudian ke hotel."

"Ya sampai hotel minta izin kita untuk dibuka kan kamarnya dan mereka sudah di dalam berduaan," katanya.

NG memergoki DF hanya berbalut handuk biru dengan rambut tergerai.

Namun sikap tak terduga dikeluarkan DF.

Bukan malu setelah ketahuan suaminya, ibu tiga anak ini justru balik memaki dan berteriak-teriak.

"Aku punya mamaku, bukan punya kau!" teriak DF.

"Kamu, kupenjarakan kau," balas NG.

"Penjarakan! Penjarakan saja!" DF menantang.

"Malu kau tuh!" giliran NG marah terhadap istrinya itu.

DF kemudian masuk ke kamar mandi dan merapikan pakaiannya.

Petugas kemudian membawa pasangan selingkuh ini ke kantor polisi dan kasus ini ditangani Polresta Deliserdang.

NG meminta polisi menangani kasus ini secara profesional.

Ia berencana menceraikan DF yang telah memberinya tiga orang anak itu.

"Ya, besok mau kuajukan gugatan (cerai). Anak-anak pun sudah benci melihat ibunya gitu."

"Saya minta proses hukumnya harus berjalanlah."

"Saya tadi malam di BAP sampai pukul 21.00 WIB di Polresta Deliserdang," kata NG dilansir dalam artikel Tribun Medan dengan topik: Kades Sei Buluh Digerebek, Minggu (12/1/2020).

NG menduga perkenalan sang istri dengan Subandi dalam pertemuan di Kantor DPD Partai NasDem Serdangbedagai.

Subandi sempat menjadi pengurus Partai NasDem.

"Dulu Wakil Ketua DPD NasDem Bagian OKK. Aku pengurus juga di DPD Bagian Pemerintahan dan Agama," kata NG.

NG sering mengajak istrinya dalam silaturahmi dan acara-acara Partai NasDem karena keduanya memang kader.

Ia menduga saat itu Subandi melirik dan jatuh hati kepada istrinya lalu keduanya berselingkuh.

"Mungkin dilihatnya istriku masih muda dan cantik. Aku masih tahu hukum makanya kemarin (sewaktu penggerebekan) enggak kupukul dia."

"Sudah kulapor ke polisi dugaan perzinahan dan proses hukum harus berjalan," katanya.

Terpisah, Sekretaris DPD NasDem Sergai, Ali Amran membenarkan Subandi sempat menjadi kader.

Belakangan karena ikut dalam pemilihan kepala desa, Subandi sudah tidak lagi tercatat sebagai kader.

"Sempat jadi kader karena dia caleg lalu kalah. Kemudian ikut pemilihan kades, jadi enggak (kader) lagi sekarang," kata Ali Amran. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Izin Beli Kuota Internet di Medan, Ibu Tiga Anak Malah Kepergok Suami Handukan di Kamar Bareng Kades

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Bintang Nur Rahman
Sumber: Tribunnews Bogor
Tags
   #Kades Sei Buluh   #digerebek
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved