Tribunnews WIKI

Infeksi Bakteri Leptospirosis, Biasa Dikenal dengan Kencing Tikus

Jumat, 3 Januari 2020 09:23 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Leptospirosis adalah infeksi bakteri yang didapatkan dari hewan.

Infeksi bakteri tersebut dapat menyebar melalui urin hewan, terutama dari anjing, tikus, dan hewan ternak.

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri dari genus Leptospira.

Pada manusia, penyakit Leptospirosis dapat menyebabkan kerusakan ginjal, meningitis (radang selaput di sekitar otak dan sumsum tulang belakang), gagal hati, gangguan pernapasan, dan bahkan kematian.

Manusia dapat terinfeksi bakteri melalui kontak dengan urin dari hewan yang terinfeksi.

Kontak dengan air, tanah atau makanan yang terkontaminasi dengan urin hewan yang terinfeksi.

Bakteri tersebut dapat masuk ke dalam tubuh melalui kulit atau selaput lendir.

Wabah Leptospirosis ini biasanya disebabkan oleh paparan air yang terkontaminasi, seperti air banjir.

Gejala

Leptospirosis dapat menyebabkan berbagai gejala, diantaranya ialah :

1. Demam tinggi

2. Sakit kepala

3. Panas dingin

4. Nyeri Otot

5. Muntah

6. Penyakit kuning

7. Mata merah

8. Sakit perut

9. Diare

10. Ruam

Waktu antara paparan seseorang terkena infeksi ialah 2-4 minggu.

Biasanya, penyakit Leptospirosis dimulai secara tiba-tiba dengan demam dan gejala lainnya.

Faktor Risiko

Ada banyak faktor yang meningkatkan risiko seseorang terkena leptospirosis, seperti:

  • Orang yang bekerja di luar ruangan atau dengan binatang: petani, dokter hewan, tukang daging, pekerja selokan.
  • Pekerja rumah potong hewan, dan lain-lain.
  • Orang yang berkemah
  • Tentara
  • Penambang
  • Orang yang mandi di danau, sungai atau kanal air tawar
  • Air banjir

Diagnosis Leptospirosis

Terdapat beberapa proses diagnosis leptospirosis untuk membantu memastikan penyakit leptospirosis :

Tes urine, untuk melihat keberadaan bakteri leptospira dalam urine.

Tes darah, untuk melihat adanya bakteri dalam aliran darah dan antibodi dalam tubuh.

Pemeriksaan fungsi ginjal, untuk melihat kondisi ginjal dan infeksi bakteri pada ginjal.

Pemeriksaan fungsi hati.

Foto Rontgen paru, untuk melihat apakah infeksi sudah menyebar hingga organ paru-paru.

Pencegahan

Beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah terjangkit penyakit leptospirosis, di antaranya:

Hindari air yang sudah terkontaminasi dan pastikan kebersihan air sebelum mengonsumsinya.

Jauhi binatang yang rentan terinfeksi bakteri, terutama tikus liar yang paling banyak membawa bakteri leptospira.

Bersikap cermat terhadap lingkungan, terutama saat bepergian.

Gunakan disinfektan jika perlu.

Gunakan pakaian yang melindungi tubuh dari kontak langsung dengan hewan pembawa bakteri leptospira, serta bersihkan dan tutup luka dengan penutup tahan air agar tidak terpapar air yang terkontaminasi bakteri.

Mandi secepatnya setelah berolahraga dalam air.

Jaga kebersihan dan cuci tangan setelah melakukan kontak dengan hewan atau sebelum makan.

Vaksinasi hewan piaraan atau ternak supaya terhindar dari leptospirosis.(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria)

Artikel ini telah tayang di tribunnewswiki.com dengan judul Leptospirosis

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Fikri Febriyanto
Sumber: TribunnewsWiki
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved