TAMU KITA

TAMU KITA - Curhat Mahfud MD yang Tak Sempat Twitter-an sejak Jabat Menkopolhukam

Minggu, 22 Desember 2019 21:38 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan

TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Pekerjaan sebagai Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) memang sangat padat.

Begitulah yang diakui mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD saat ditemui di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2019).

Pekerjaan barunya tersebut membuat Mahfud MD kehilangan waktu untuk berinteraksi dengan warganet melalui media sosial, Twitter.

Padahak berinteraksi dengan followers di Twitter sudah menjadi kebiasaannya, sebelum menjabat sebagai Menkopolhukam.

Di dalam ruangan yang dihiasi lukisan besar Bung Karno dan peristiwa penangkapan Pangeran Diponegoro tersebut, Mahfud mengatakan bahwa dirinya merasa kangen untuk bisa berinteraksi dengan ‘follower’-nya di Twitter.

“Saya sudah dua minggu tidak ‘ngetwit’, terakhir tadi pagi karena saya mau mulai lagi. Saya tidak sempat buka, sejujurnya saya kangen,” kata Mahfud MD.

Mahfud mengaku menjalani kegiatan super padat sejak dilantik pada 23 Oktober 2019 lalu oleh Presiden Joko Widodo.

“Saat dilantik tanggal 23 Oktober 2019 saya lalu serah terima jabatan di sini, lalu kerja sampai jam 11 malam, pulang kemudian besok paginya sudah di kantor lagi sampai jam 11 malam lagi. Lalu ke Thailand, Australia, dan belum banyak tokoh-tokoh yang ingin diskusi dengan saya,” ucap Mahfud MD.

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengatakan bahwa dirinya mengendalikan sendiri akun Twitter-nya.

Dia mengaku ingin kembali aktif di Twitter dan berinteraksi dengan follower-nya yang saat ini mencapai angka 3,1 juta.

“Kalau Twitter seribu persen saya yang kendalikan, kalau Instagram saya pakai orang lain sebagai admin tapi dengan syarat apapun yang diunggah harus berdasarkan cuitan di Twitter atau langsung dari saya.”

“3,1 juta follower saya, suka saya Twitter-an maka saya tidak akan berhenti karena tidak bagus dan saya akan kembali berbincang di sana. Apa yang saya sampaikan di Twitter adalah pernyataan resmi dan boleh dikutip oleh media,” tutup Mahfud MD.(*)

Editor: Radifan Setiawan
Reporter: Lendy Ramadhan
Video Production: Bayu Romadi
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved