Terkini Daerah

Fakta Pelaku yang Penggal Kepala Korban dan Sodomi Siswa SD di Kalimantan Tengah, Ini Kronologinya

Kamis, 12 Desember 2019 11:16 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Selasa (3/12/2019), warga Desa Mahup, Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng), dihebohkan dengan ditemukannya mayat tanpa kepala di bekas galian tambang ilegal.

Oleh warga, kejadian tersebut dilaporkan ke polisi.

Diketahui, jasad yang ditemukan tanpa kepala tersebut adalah H (12), siswa sekolah dasar yang merupakan warga desa setempat.

Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Hendra Rochmawan mengatakan, berdasarkan laporan tersebut, pihaknya mulai melakukan pengembangan kasus.

Hasilnya, setelah melalui proses pengembangan dan penyidikan yang cukup panjang, polisi akhirnya mengamankan Ahmad (37), terduga pelaku pembunuhan sadis tersebut.

Berikut ini fakta selengkapnya:

1. Kronologi kejadian

Kapolres Katingan AKBP Andi Siswan Ansyah mengatakan, kejadian berawal saat pelaku dan korban bertemu.

Saat itu, korban meminta rokok kepada pelaku.

Setelah itu, pelaku sempat pergi sambil mengatakan kepada korban untuk menunggunya di belakang, di bawah pohon asam karena pelaku pergi sebentar untuk mencari buah pinang.

Saat mereka bertemu, korban kembali meminta rokok kepada pelaku, Saat korban mengisap rokok, muncul hasrat pelaku untuk menyodomi korban, sehingga akhirnya pelaku mencekik korban dari belakang hingga korban tidak berdaya.

“Saat korban tidak berdaya pelaku melancarkan semua aksi seksualnya," kata Andri kepada Kompas.com sesaat setelah rilis penangkapan pelaku pembunuhan, di Makopolda Kalimantan Tengah.

2. Setelah lancarkan aksinya, pelaku penggal kepala korban.

Setelah puas dengan aksi bejatnya, pelaku kembali ke rumahnya untuk mengambil sebilah parang.

Ia kemudian langsung membacok kepala bagian belakang korban.

Kemudian pelaku membuang kedua bagian tubuh korban pada dua tempat yang terpisah.

"Tubuh korban dibuang di danau yang merupakan bekas galian tambang ilegal di Desa Mahup, sementara kepala korban dikubur di dekat sarang walet milik warga,” kata Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Hendra Rochmawan saat memberikan rilis di Mapolda Kalteng.

3. Polisi tangkap pelaku penggal kepala Pelaku pemenggal kepala siswa sekolah dasar saat berada di Makopolda Kalimantan Tengah.

Setelah melalui proses pengembangan dan penyidikan yang cukup panjang, polisi akhirnya berhasil mengamankan Ahmad sebagai terduga pelaku pembunuhan sadis tersebut.

“Melalui hasil pemeriksaan terhadap terduga pelaku, dirinya mengakui telah membunuh dengan cara memenggal kepala H," katanya.

Terungkapnya kasus pembunuhan dengan pemenggalan kepala berawal adanya laporan warga terkait dengan temuan mayat tanpa kepala di bekas galian tambang ilegal Selasa.

4. Pelaku memiliki kelainan seksual.

Hendra menegaskan, pelaku yang juga warga desa setempat selama ini dikenal warga memiliki kelainan seksual.

Pelaku diamankan di rumahnya, kemudian dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan pembunuhan terhadap korban.

"Pelakunya sudah berkeluarga , Inisial A (35) bekerja swasta," ujarnya, dilansir dari TribunKalteng.com.

Sejak berhasil menangkap pelaku, petugas kepolisian masih mengumpulkan barang bukti berupa senjata tajam yang dipakai oleh pelaku saat melakukan pembunuhan.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta Pria di Katingan Penggal Kepala dan Sodomi Siswa SD, Berawal dari Korban Minta Rokok ke Pelaku"

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved