Wow Today

WOW TODAY: Kak Seto Usul Sekolah Cukup 3 Hari ke Nadiem Makarim

Kamis, 5 Desember 2019 19:44 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi mengusulkan sekolah cukup 3 hari saja.

Dikutip dari Kompas.com, usulan tersebut ditujukan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Pria yang kerap disapa Kak Seto itu mengatakan bahwa sekolah tiga hari itu sudah ia uji coba selama 13 tahun.

Tepatnya di homeschooling miliknya yang ada di Bintaro, Tangerang Selatan.

Selain sekolah hanya 3 hari, Kak Seto juga mengusulkan sekolah cukup 3 jam saja tiap harinya.

Menurut Kak Seto, dari sekolah yang telah ia uji coba, lulusan yang dihasilkan justru lebih bagus.

Seperti mampu bersaing dan masuk Kedokteran di UI, Gajah Mada, dan Undip.

Kemudian masuk USU, Unhas, ITB hingga IPB.

Kak Seto mengatakan, memotong jam pelajaran sekolah bisa membuat anak-anak berprestasi di bidang akademis.

Selain itu, siswa juga makin bisa mengasah kemampuan di bidang lainnya.

Seperti olahraga hingga bisnis.

Sebagai pembanding, Kak Seto juga memiliki sebuah sekolah formal bernama Mutiara Indonesia Internasional, yang bekerja sama dengan Universitas Cambridge di Inggris, dan telah berjalan sejak tahun 1982.

Dari kedua sekolah tersebut, homeschooling Kak Seto yang kegiatan belajar mengajarnya hanya 3 hari justru menerbitkan lulusan yang lebih memuaskan.

Baca: Kak Seto Dukung Sekolah untuk Anak, Bukan Anak untuk Sekolah

Menurut Kak Seto, hal itu bisa terjadi lantaran anak-anak merasa senang saat bersekolah.

Kak Seto menjelaskan, di sekolahnya itu proses belajar mengajar dibangun secara efektif dengan memanfaatkan diskusi antar sesama.

PR yang diberikan pun harus memicu kreativitas si anak.

Dengan sedikitnya waktu di sekolah, kata Kak Seto, anak-anak bisa meluangkan waktunya bersama keluarga serta mengembangkan minat dan bakat mereka.

Sehingga anak-anak tidak jadi "robot" yang diharuskan menerima setiap pelajaran yang ada tanpa mempertimbangkan bakat terpendam mereka yang beda antara satu dan lainnya.

Lebih lanjut, Kak Seto mengatakan bahwa kurikulum yang ada saat ini justru membebani siswa.

Di mana mereka harus membawa banyak buku ke sekolah, jam pelajaran panjang, serta PR dan masih adanya bimbingan belajar.

Panjanganya durasi belajar siswa, menurut Kak Seto justru memicu hal negatif.

Seperti lari ke geng motor, tawuran, LGBT, dan lain sebagainya.

Bagaimana menurutmu?

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kak Seto Usul ke Nadiem Makarim Sekolah Cukup Tiga Hari.

Editor: Teta Dian Wijayanto
Video Production: Buyung Haryo
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved