Terkini Daerah

Sopir Taksi Online Nekat Perkosa Mahasiswi asal Malang, Tersangka Dituntut 7 Tahun Penjara

Rabu, 4 Desember 2019 18:10 WIB
Surya

TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus rudapaksa kembali terjadi yang melibatkan driver taksi online di Surabaya dengan korban mahasiswi asal Malang, Jawa Timur.

Driver taksi online yang melakukan aksi asusila tersebut adalah Bambang Eko Setiawan, warga Perum Graha Regency Sidoarjo.

Akibat perbuatannya tersebut, pelaku harus menanggung hukuman berupa kurungan penjara selama 7 tahun.

Berikut 5 fakta kasus driver taksi online setubuhi mahasiswi asal Malang:

1. Kronologi Kejadian

Perisiwa tak senonoh dialami korban, RN saat ia hendak pulang ke tempat tinggalnya di apartemen yang ada di kawasan Jalan Kalisari, Surabaya.

Korban memesan taksi melalui aplikasi online yang saat itu dikendarai Bambang Eko Setiawan.

Pelaku melewati kawasan Midle East Ring Road atau MERR Surabaya dan memberhentikan mobil di salah satu halaman ruko.

Di situlah pelaku melampiaskan nafsu bejatnya kepada korban.

Setelah itu, pelaku membawa korban ke Jalan Perak Barat dan menurunkannya di sana.

2. Langsung Dibekuk Beberpa Jam Kemudian

Setelah melakukan aksi asusila tersebut, Bambang Eko Setiawan lantas pulang ke rumahnya di Sidoarjo.

Pihak kepolisian yang menerima laporan korban, langsung melakukan pelacakan pelaku melalui unit Jatanras Polrestabes Surabaya.

Tak butuh waktu lama bagi pihak kepolisian untuk membekuk pelaku.

Ia ditangkap oleh petugas di kediamannya, beberapa jam setelah aksi perampasan dan persetubuhan terhadap mahasiswi tersebut.

3. Bambang Eko Setiawan Terima Getahnya

Setelah berhasil dibekuk dan terbukti melakukan tindakan asusila kepada mahasiswi asal Malang, Bambang Eko Setiawan pun harus menerima getahnya.

"Habis diperkosa, terdakwa diturunkan di Jalan Rajawali," kata Jaksa Made seusai sidang beberapa waktu lalu.

Saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, majelis hakim menuntutnya hukuman 7 tahun penjara, Selasa (3/12/2019).

"Menjatuhkan vonis penjara selama tujuh tahun.

Menetapkan bahwa pidana tersebut dihitung sejak terdakwa menjalani masa penahanan," kata hakim Mashuri Effendie saat membacakan amar putusan

4. Korban Rugi Moril dan Materiil

Majelis hakim dalam amar putusannya menyatakan perbuatan terdakwa Bambang Eko Setiawan sudah meresahkan masyarakat.

Khususnya merugikan saksi RN secara moril dan meteriil sebagaimana diatur dan diancam dalam dakwaan JPU.

Putusan majelis hakim ini jauh lebih ringan dari tuntutan sembilan tahun penjara dari JPU Ni Made Sri Astri Utami dari Kejari Tanjung Perak.

Ia pun menyikapi putusan itu dengan menyatakan pikir-pikir.

"Kami pikir-pikir selama sepekan yang mulia.

Oleh karena itu kami memohon untuk segera mendapatkan salinan putusan," kata Ni Made kepada majelis hakim.

Baca: Driver Taksi Online di Surabaya Setubuhi Mahasiswi di Dalam Mobil Saat Korban akan Pulang

5 Kejadian Serupa di Bogor, Penumpang Taksi Online Dirampas dan Dirudapaksa

Kasus terpisah, F (37), sopir taksi online yang merudapaksa dan merampok korbannya, saling kenal dan sering mengantar korban.

Dia pun menyimpan nomor korban untuk sewaktu-waktu dihubungi.

"Korban dan oknum sopir saling kenal karena korban sering beberapa kali pesan. Dan diantar pengemudi ini beberapa kali," ucap Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya tahun lalu.

Sebelum kejadian itu, korban memasang status di aplikasi pesan ingin memakan sesuatu.

Setelah itu, pelaku langsung mengajak korban ke kawasan Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (1/6/2018).

"Status itu direspons oleh oknum ini, kemudian ditawarkan.

Dan setuju makan di Bogor, kemudian lanjut menonton," kata Ade.

Korban diajak ke kawasan Puncak oleh pelaku.

Di tengah jalan, pelaku meminta bersetubuh dengan korban, tapi korban menolak lalu dirudapaksa.

Pelaku sempat pergi ke sebuah minimarket untuk membeli lakban.

Setelah itu, mulut dan tangan korban dilakban oleh pelaku di dalam mobil.

"Di Tol Cibubur, mobil dihentikan, HP dan uang diambil. Dan korban pun dirudapaksa," ucap Ade.

Setelah itu, korban diturunkan di Pasar Rebo, Jakarta Timur, sedangkan pelaku melarikan diri.

Polisi berhasil menangkap F dan menembak kakinya pada Senin (4/6/2018).

Barang bukti disita dalam kasus itu berupa ponsel, lakban bekas, pakaian tersangka dan korban, serta satu unit mobil yang digunakan pelaku.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal pemerasan dan pemerkosaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 368 dan 285 KUHP.

(Surya.co.id / Alif Nur Fitri Pratiwi)

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Driver Taksi Online Setubuhi Mahasiswa Asal Malang di Dalam Mobil di MERR Surabaya, Ini 5 Faktanya.

Editor: Teta Dian Wijayanto
Video Production: Bayu Romadi
Sumber: Surya
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved