TRIBUNNEWS UPDATE

Dinilai Lecehkan dan Nodai Agama Islam saat Ceramah di Purwodadi, FPI Laporkan Gus Muwafiq ke Polri

Rabu, 4 Desember 2019 16:58 WIB
Warta Kota

TRIBUN-VIDEO.COM - Gus Muwafiq dilaporkan oleh Front Pembela Islam (FPI) ke Bareskrim Polri, Selasa (3/12/2019) siang.

FPI melaporkan Gus Muwafiq atas dugaan penodaan agama saat berceramah di Purwodadi, Jawa Tengah.

Ceramahnya tersebut dinilai oleh menghina Nabi Muhammad SAW.

Dikutip dari Wartakota, pihak pelapor yakni Anggota DPP FPI Amir Hassanudin dan Kuasa Hukumnya Aziz Yanuar.

Aziz mengungkapkan ceramah tersebut disaksikan oleh banyak orang,

Menurutnya, pernyataan Gus Muwafiq dalam ceramah dianggap melecehkan dan menodai agama Islam.

Dalam ceramah, Gus Muwafiq menjelaskan mengenai kelahiran Nabi Muhammad SAW dan kehidupan masa kecilnya.

Muwafiq mengungkapkan, nabi Muhammad lahir biasa saja, tidak bersinar sampai langit.

Dalam ceramahnya, Muwafiq mengungkapkan jika bersinar, nabi akan dicari oleh Yahudi untuk dibunuh.

Pernyataan mengenai hal tersebut yang membuat FPI melaporkan Gus Muwafiq atau Ahmad Muwafiq ke kepolisian.

Aziz mengungkapkan, pelaporan tersebut dilakukan pihaknya agar memberi efek jera kepada pihak yang mengganggu agama.

Berikut penggalan ceramah Gus Muwafiq yang dianggap menistakan agama:

"Sekarang ini digambarkan nabi lahir itu seperti ini, seperti ini. Nabi lahir biasa saja, enggak usah tiba-tiba dibuat bersinar. Kalau bersinar ketahuan, dipotong sama temannya Abrahah. Ada yang menceritakan, nabi lahir bersinar sampai langit. Kalau begitu ya dicari orang Yahudi, dibunuh. Biasa saja, lahir. Masa kecilnya rembes, ikut mbah. Anak kecil itu kalau ikut mbah pasti tidak terlalu terurus, di mana-mana. Mbah itu di mana saja kalau mengurusi anak kecil itu tidak bisa."

(Tribun-Video.com/WartaKota)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul FPI Laporkan Gus Muwafiq ke Bareskrim karena Dianggap Menghina Nabi Muhammad

Editor: Sigit Ariyanto
Reporter: Firdausi Rohmah Rizki Ananda
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: Warta Kota
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved