Terkini Nasional

Satpam Rumah Sakit Perkosa Anak Tirinya, Dikira Istrinya

Rabu, 4 Desember 2019 13:44 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Siti Nawiroh

TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Seorang anak berusia 9 tahun jadi korban pemerkosaan ayah tirinya sejak 2017.

Pelakunya adalah D (34) sehari-hari bertugas sebagai satpam rumah sakit.

Pelaku yang juga ayah tiri korban membuat alasan tak masuk akal saat ditanya soal alasan menggauli bocah malang tersebut.

Ia mengira orang yang berhubungan intim dengannya adalah sang istri atau ibu korban.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua RT 05/06 Manggarai, Eko Coco (48), saat ditemui di kediamannya.

"'Kirain istri saya' begitu kata dia. Nggak masuk akal banget," kata Eko, Senin (2/12/2019).

Menurut Eko, perkataan itu diutarakan ketika D menjalani pemeriksaan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru.

Pemerkosaan itu dilakukan saat ibu korban atau istri pelaku tak ada di rumah di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.

Menurut Eko, sang ibu korban bekerja sebagai karyawan yang biasa melakukan riset.

Kondisi rumah kontrakan yang ditinggali D dan anak tirinya di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (2/12/2019).

Selain menjadi korban pemerkosaan, rupanya bocah malang ini kerap mendapat penganiayaan dari ayah tirinya.

Penganiayaan tersebut berupa sundutan rokok dan dipukul dengan benda tumpul.

Tak hanya geram dengan perilaku bejat pria berinisial D (34) yang mencabuli anak tirinya.

Namun, warga mengaku kecewa dengan sikap ibu bocah berusia sembilan tahun tersebut.

Warga menganggap ibu korban acuh sehingga tak mengetahui nasib malang sang anak.

Karena alasan itu, warga sepakat meminta ibu tersebut pindah dari lingkungan RT 05.

Selain karena kesepakatan bersama, Eko mengatakan ibu tersebut sudah dua bulan tidak membayar sewa kontrakannya.

"Tapi anaknya masih suka main di daerah sini kadang-kadang. Nggak ada yang melarang kalau anaknya," kata Eko.

Eko menyebut kondisi korban pemerkosaan ayah tirinya dalam keadaan stabil.

Menurut Eko, tidak terlihat tanda-tanda jika anak tersebut mengalami trauma.

"Anaknya sih biasa saja. Sekarang pun setelah kejadian masih seperti biasa saja, seolah-olah nggak ada apa-apa," kata Eko.

Selain itu, lanjut dia, raut wajah bocah perempuan tersebut juga tidak merasa tertekan meski telah dicabuli ayah tirinya berinisial D selama dua tahun terakhir.

"Nggak, cuek saja dia. Setelah itu juga main," ujarnya.

Pelaku sempat jadi bulan-bulanan massa

D sempat menjadi bulan-bulanan massa karena perilaku bejatnya.

Peristiwa itu pun viral di media sosial setelah salah satu akun mengunggah informasi tersebut di Facebook.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya Ghalib membenarkan telah terjadi pencabulan kepada anak di bawah umur.

"Sudah kita tangkap pelaku berinisial D dan sudah kita lakukan penahanan," kata Andi.

Menurut Andi, perbuatan bejat D kepada anak tirinya dilakukan sejak 2017. D memperkosa anak tirinya ketika istrinya sedang tidak berada di rumah.

"Jadi bukan di depan ibunya. Justru dilakukan setiap ibunya tidak ada di rumah. Justru ibu korban yang melapor ke polisi," jelas Andi.

(TribunJakarta.com/ Siti Nawiroh/ Annas Furqon Hakim)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Perkosa Anak Tiri, Satpam Rumah Sakit: Kirain Istri Saya

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Bintang Nur Rahman
Sumber: TribunJakarta
Tags
   #kasus pemerkosaan   #Manggarai
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved