Tribunnews Wiki

Arak dan Brem Bali Dewi Sri, Minuman Fermentasi Khas Bali

Rabu, 4 Desember 2019 10:53 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Pulau Dewata alias Bali terkenal akan wisata alam dan destinasi liburan favorit turis domestik hingga mancanegara.

Namun Pulau Dewata masih banyak menyimpan kekayaan budaya, seperti tari kecak yang sangat fenomenal dan syarat akan makna.

Selain itu, Pulau Dewata juga dikenal sebagai pusat Brem dan Arak Bali atau minuman khas kebudayaan Bali.

Merek Arak Bali ‘Dewi Sri’ menjadi merek minuman alkohol di Bali, dengan kualitas terbaik sejak dahulu.

Arak Bali ‘Dewi Sri’ sudah eksis sejak tahun 1968, dan menjadi pelopor produsen arak Bali yang terdaftar secara resmi di BPOM Kementerian Kesehatan RI.

Sejarah Arak Bali Dewi Sri

Minuman Arak Bali awalnya digunakan sebagai sarana upacara keagamaan masyarakat Bali.

Arak dan Brem Bali terbuat dari fermentasi beras, namun tidak sedikit produk arak sangat membahayakan siapapun yang meminumnya.

Mengetahui hal tersebut, IB Gotama berinisiatif mendirikan pabrik Arak dan Brem Bali dengan sistem yang lebih baik.

Lokasi pabrik Arak Bali berdiri di Sanur, yang juga merupakan tempat tinggal Gotama.

Dalam prosesnya, Gotama menerapkan standar operasi yang jelas dan harus dijalankan dengan cermat.

Penggunaan nama 'Dewi Sri' merupakan bentuk penghormatan kepada Dewi Sri sebagai Dewi Kesuburan dan Kemakmuran dalam kepercayaan masyarakat Hindu.

Perusahaan 'Dewi Sri' adalah produsen profesional anggur beras lokal Bali dan fermentasi beras.

Berdiri tahun 1968, perusahaan ini memproduksi anggur tradisional berupa, Arak dan Brem Bali dari fermentasi beras.

Arak dan Brem Bali muncul ketika digunakan dalam upacara keagamaan.

Produksi Arak dan Brem Bali menggunakan anggur sebagai simbol kualitas dan dibuat dengan cara tradisional.

Arak dan Brem Bali cocok untuk campuran koktail, karena anggur memiliki citarasa khas Bali tradisional.

Nama perusahaan 'Dewi Sri' juga menjadi bentuk penghormatan kepada Dewi Padi, sebagai simbol kesuburan, kesuksesan panen, dan kemakmuran.

Selain itu juga menjadi pengharapan atas kerukunan keluarga dan dirayakan oleh masyarakat Hindu Bali sebagai perpaduan dengan Lakshmi, Devi, dan Shri.

Saat ini perusahaan Arak dan Brem Bali dikelola oleh anak dari IB Gotama, dan masih mempertahankan pabrik Arak Bali secara tradisional.

Selain itu keluarga Gotama juga memproduksi Hatten Wines yang tersebar di seluruh Bali dan Indonesia.

Cara Mengonsumsi Arak Bali

Layaknya minuman beralkohol dari Barat, mengkonsumsi Arak Bali dapat dinikmati dalam berbagai cara sesuai selera.

Masyarakat Bali terbiasa mengkonsumsi minuman Arak Bali dicampur dengan soda, namun tidak sedikit juga yang mengkonsumsi secara langsung.

Ada beberapa cara yang digunakan untuk menikmati Arak Bali oleh masyarakat Bali, termasuk mencampurkannya dengan bahan lain.

1. Arak Attack

Arak Attack merupakan minuman cocktail dalam bentuk tradisional.

Selain membuat cocktail tradisional, juga dapat dinikmati dengan air tonik, jus, dan lemon.

Arak dicampur denga bahan diatas akan memberikan citarasa manis bercampur asam.

2. Arak Madu

Arak Madu banyak disajikan di kafe atau bar di Bali, dengan bahan yang cukup sederhana yakni jeruk nipis, madu, air, dan air arak.

3. Arak Mojito

Arak Mojito sama dengan cocktail tradisional atau Arak Attack dengan bahan dasar air soda, gula aren, perasan jeruk nipis, daun mint, dan air arak. (*)

Artikel ini telah ditayangkan di tribunnewswiki.com dengan judul: Arak dan Brem Bali Dewi Sri

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Fikri Febriyanto
Sumber: TribunnewsWiki
Tags
   #arak   #brem bali
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved