Reuni 212

Abu Janda Kritik Reuni Akbar 212: Narasi 212 Tak Mewakili Seluruh Umat Islam di Indonesia

Rabu, 4 Desember 2019 08:12 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pegiat Media Sosial, Permadi Arya alias Abu Janda terlibat perdebatan sengit dengan Juru Bicara Persatuan Alumni (PA) 212, Haikal Hassan.

Keduanya mendebatkan soal agenda utama diselenggarakannya Reuni Akbar 212, Senin (2/12/2019).

Melalui tayangan YouTube Kompas TV, Abu Janda mulanya menyoroti narasi reuni akbar 212.

Ia menyebut Reuni Akbar 212 justru kembali menimbulkan permusuhan di kalangan masyarakat.

"Masalahnya setengah dari bangsa Indonesia ini tidak setuju dengan narasi 212," kata Abu Janda.

"NU sebagai orgamnisasi islam terbesar di dunia, dengan jamaah islam terbesar di Indonesia tidak setuju dengan narasi 212 waktu itu."

Abu Janda pun kembali mengungkit sikap NU terhadap aksi 2012 yang pertama kali digelar 2016 silam.

"NU itu sampai keras melarang agar jamaah NU tidak ikutan 212," kata Abu Janda.

"Jadi jelas narasi 212 ini tidak mewakili seluruh umat islam di Indonesia."

Lantas, ia mulai menyinggung isu penistaan agama yang dibawa dalam Reuni Akbar 212.

"Kalau kita ngomong penodaan agama," kata Abu Janda.

Namun, belum selesai Abu Janda mengungkapkan peryataannya, Haikal Hassan pun memotong.

"Boleh saya bicara?," sahut pria yang kerap disapa Babe Haikal itu.

"Bentar dulu Be, ana biarin ngomong bentar," jawab Abu Janda.

Abu Janda melanjutkan, bahwa reuni akbar 212 yang baru saja digelar memiliki agenda yang sama dengan aksi-aksi sebelumnya.

"Jadi saya lihat update hari ini narasi di 212 kan masih sama dengan tahun -tahun kemarin," kata Abu Janda.

"Jadi aku nuwun sewu ini Be, narasi 212 hari ini masih sama dengan tahun sebelumnya," sambungnya.

Ia pun menyebut reuni 212 kental dengan permusuhan.

"Narasi 212 masih penuh dengan permusuhan terhadap orang-orang di luar kelompok mereka," jelas Abu Janda.

Namun, pernyataan Abu Janda itu kembali dipotong Haikal Hassan.

"Permusuhan yang mana?," tanya dia.

"Saya ambil dua ya Beh, satu bela islam, yang selain penodaan agama nih, ini bela islam dari siapa?," jawab Abu Janda.

Menurut Abu Janda, tak pernah terjadi kezaliman terhadap islam di Indonesia.

"Aku ini orang islam, islam ini sedang dizalimi sama siapa? Saya orang islam dari lahir, saya tidak merasa islam dizalimi di Indonesia," kata Abu Janda.

"NU sebagai ormas islam terbesar di Indonesia tidak merasa islam sedang dizalimi," sambungnya.

Lantas, Abu Janda menyinggung soal penistaan agama.

"Sekarang yang dibahas soal penodaan agama, ini siapa penista agama sih? Ini sangat subyektif berlaku untuk orang di luar kelompok mereka," kata Abu Janda.

"Sorry ni Be, kalau penista agamanya berasal dari kelompok agama mereka enggak bilang penista agama."

Menanggapi hal tersebut, Haikal Hassan pun kembali memotong pernyataan Abu Janda.

"Khayalan, jangan di putar balikkan suadaraku, itu fiksi," sahut Haikal Hassan. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Menggebu-gebu Kritik Reuni Akbar 212, Abu Janda Didebat Haikal Hassan: Jangan Diputar Balik

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Panji Anggoro Putro
Sumber: TribunWow.com
Tags
   #Abu Janda   #Reuni 212
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved