Metropolitan

Polisi Ungkap Motif Pria yang Cabuli Anak Tiri di Manggarai, Pernah Sakit Hati Kepada Istri

Rabu, 4 Desember 2019 00:55 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUN-VIDEO.COM - Polres Metro Jakarta Selatan mengungkap motif pencabulan yang dilakukan pria berinisial D (34) kepada anak tirinya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya mengatakan, D mencabuli anak tiri yang masih berusia sembilan tahun karena pernah sakit hati atas perbuatan sang istri.

"Intinya dia sakit hati. Ada hubungan yang kurang baik antara suami dan istri," kata Andi di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Selasa (3/12/2019).

Namun, Andi tidak menjelaskan alasan sakit hati tersangka D kepada istrinya. Menurutnya, persoalan tersebut sangat sensitif.

"Sangat sensitif. Sebab akibatnya saya pikir tidak bisa disampaikan di sini," ujar dia.

Perbuatan bejat D kepada anak tirinya sudah dilakukan sejak 2017 di rumah kontrakannya di Jalan Bali Matraman, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.

D memperkosa anak tirinya ketika istrinya sedang tidak berada di rumah.

"Jadi bukan di depan ibunya. Justru dilakukan setiap ibunya tidak ada di rumah. Justru ibu korban yang melapor ke polisi," jelas Andi.

Selain melakukan pencabulan, D juga kerap menganiaya dan mengancam anak tirinya.

Sebelumnya, D sempat menjadi bulan-bulanan massa karena perilaku bejatnya.

Peristiwa itu pun viral di media sosial setelah salah satu akun mengunggah informasi tersebut di Facebook.

D kini harus mendekam di ruang tahanan Polres Metro Jakarta Selatan.

Ia dijerat pasal 76D Jo 81 No 35/2014 tentang perbuhan atas UU RI No. 23/2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal pidana 15 tahun penjara.

Warga ungkap alasan tak masuk akal pelaku

Pria berinisial D (34) dinilai membuat alasan tak masuk akal setelah tega mencabuli anak tirinya yang masih berusia sembilan tahun.

D, pria yang sehari-hari bekerja sebagai satpam rumah sakit, mengira bahwa anak tiri yang dicabuli adalah istrinya.

Hal itu dikatakan Ketua RT 05/RW 06 Manggarai, Eko Koco (48), saat ditemui pada Senin (2/12/2019).

"Kirain istri saya, begitu kata dia. Nggak masuk akal banget," kata Eko di kediamannya.

Menurut Eko, perkataan itu diutarakan ketika D menjalani pemeriksaan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru.

"Waktu dibawa ke Polres, saya nggak ikut. Yang ikut neneknya, korban, sama dua warga. Setelah pulang, warga laporan sama saya," ujarnya.

Sebelumnya, D sempat menjadi bulan-bulanan massa karena perilaku bejatnya.

Peristiwa itu pun viral di media sosial setelah salah satu akun mengunggah informasi tersebut di Facebook.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya Ghalib membenarkan telah terjadi pencabulan kepada anak di bawah umur.

"Sudah kita tangkap pelaku berinisial D dan sudah kita lakukan penahanan," kata Andi.

Menurut Andi, perbuatan bejat D kepada anak tirinya dilakukan sejak 2017. D memperkosa anak tirinya ketika istrinya sedang tidak berada di rumah.

"Jadi bukan di depan ibunya. Justru dilakukan setiap ibunya tidak ada di rumah. Justru ibu korban yang melapor ke polisi," jelas Andi.

Korban ditelantarkan ibunya

Nasib malang menimpa bocah perempuan berusia sembilan tahun di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.

Ia dicabuli oleh D yang tak lain adalah ayah tirinya. Ia juga kerap dianiaya D, dengan cara disundut rokok dan dipukul menggunakan benda tumpul.

Sementara, oleh ibunya, warga sekitar menyebut bocah tersebut sering kali ditelantarkan.

Ketua RT setempat, Eko Koco (48), mengatakan ibu dari anak itu berprofesi sebagai karyawan yang biasa melakukan pekerjaan riset.

"Jarang di rumah, anaknya ditelantarkan begitu saja. Kadang tetangganya yang kasih makan," kat Eko saat ditemui di kediamannya, Senin (2/12/2019).

Bahkan, Eko menyebut ibu bocah tersebut tidak pulang ke rumah kontrakannya selama beberapa hari.

"Belum lama nih dia nggak pulang dua hari. Waktu suaminya dibawa ke Polres dia juga lagi nggak ada di rumah," ujarnya.

Sebelumnya, D sempat menjadi bulan-bulanan massa karena perilaku bejatnya.

Peristiwa itu pun viral di media sosial setelah salah satu akun mengunggah informasi tersebut di Facebook.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya Ghalib membenarkan telah terjadi pencabulan kepada anak di bawah umur.

"Sudah kita tangkap pelaku berinisial D dan sudah kita lakukan penahanan," kata Andi.

Menurut Andi, perbuatan bejat D kepada anak tirinya dilakukan sejak 2017. D memperkosa anak tirinya ketika istrinya sedang tidak berada di rumah.

"Jadi bukan di depan ibunya. Justru dilakukan setiap ibunya tidak ada di rumah. Justru ibu korban yang melapor ke polisi," jelas Andi.(*)



Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Polisi Ungkap Motif Pria yang Cabuli Anak Tiri di Manggarai, Pernah Sakit Hati Kepada Istri

Editor: Purwariyantoro
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: TribunJakarta
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved