Terkini Daerah

Pelajar Alami Pendarahan dan Melahirkan Anak di Kamar Mandi SMK di Madiun

Selasa, 3 Desember 2019 17:20 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM, MADIUN - Sabtu, (30/11/2019) terdengar suara siraman air terus menerus di sebuah kamar mandi.

Kamar mandi itu milik MS, pelajar di salah satu SMK di Madiun.

Seorang warga curiga karena orang di dalam kamar mandi tersebut seperti menyiram air terus menerus.

Selain itu, warga juga mencium bau amis darah di sekitar kamar mandi.

Hal itu terjadi selama satu jam hingga akhirnya warga curiga langsung menggedor pintu rumah MS.

Beberapa menit kemudian, ibunda MS berinisial YD membukakan pintu rumahnya.

"Warga kemudian masuk dan melihat MS sudah dalam kondisi lemas tergeletak di kamar mandi," kata Kapolsek Mejayan, Kompol Pujiyono melansir dari Suryamalang.com, Senin (2/11/2019).

Wajah MS sudah pucat dengan kondisi menyender ke dinding kamar mandi.

Siswa kelas IX SMK itu mengalami pendarahan karena baru saja melahirkan anaknya seorang diri.

Bayi yang ia lahirkan berjenis kelamin perempuan dan dibungkus plastik hitam lalu dimasukkan ke dalam tas punggung sekolah.

"Setelah mendengar keterangan dari pelaku itu, warga melihat bayi perempuan yang baru saja dilahirkan MS di dalam plastik kresek di tas punggung warna biru tua," jelasnya.

Bayi malang itu tersebut sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Melihat hal tersebut, MS langsung dibawa ke RSUD Caruban untuk mendapatkan perawatan.

Bayi perempuan MS juga berada di rumah sakit yang sama untuk diautopsi guna mengetahui penyebab kematiannya.

Awal diketahui oleh sang ibu

Menurut Pujiyono, peristiwa ini mulanya diketahui oleh sang ibu MS.

Pujiyono menambahkan, diduga karena masih berstatus pelajar, MS sengaja melahirkan sendiri anaknya karena malu.

Diduga MS ingin menyembunyikan keberadaan bayi tersebut, hingga akhirnya bayi itu meninggal dunia.

"Dimungkinkan dikarenakan orang tua korban malu dan ingin menutupi keberadaan bayi tersebut, karena belum terikat pernikahan dan masih pelajar," imbuhnya.

Dikeluarkan dari sekolah

Peristiwa ini mengakibatkan MS yang masih duduk di bangku SMK 'dikembalikan ke orangtua' oleh sekolah.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun, Supardi, ketika dikonfirmasi, Senin (2/12/2019) membenarkan hal tersebut.

MS 'dikembalikan ke orangtua' karena melakukan pelanggaran berat.

"Bukan dikeluarkan, kalau istilah saya dikembalikan ke orang tua.

"Sesuai dengan peraturan, apabila siswa melakukan pelanggaran berat, maka proses pendidikannya dikembalikan ke orangtua," kata Supardi, saat ditemui di kantornya.

Karena MS melahirkan di jam pulang sekolah dan di luar sekolah, Supardi melimpahkan kasus ini ke pihak kepolisian.

"Saat ini, sudah menjadi kewenangan polisi. Karena dilakukan di rumah, dan di luar waktu jam belajar sekolah," katanya.

Sempat diperingkatkan oleh guru

Guru sekaligus wali kelas sempat melihat perubahan fisik pada diri MS.

Ia lantas bertanya kepada MS soal perubahan fisik pada dirinya.

Guru MS bahkan menyuruhnya untuk cek kehamilan.

"Pada saat itu, ketika ada gejala, terjadi perubahan fisik, sudah ditegur sama wali kelas.

"Suruh cek kehamilan, katanya sudah dicek negatif. Orang tuanya juga sudah datang ke sekolah, dan mengatakan anaknya tidak sedang hamil," kata Supardi.

Tak bisa melanjutkan sekolah formal

Supardi menjelaskan, MS tak bisa melanjutkan pendidikan di sekolah formal.

"Dia bisa melanjutkan pendidikan di pendidikan non formal, paket C," katanya.

Selain MS, apabila pria yang yang menghamili MS berstatus pelajar SMA/SMK, juga akan diberi sanksi yang sama yakni dikeluarkan.

"Juga dikeluarkan, sekolah formal tidak boleh. Menikah di bawah umur, hamil di luar nikah, termasuk menghamili, tidak boleh di sekolah formal," kata Supardi.

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih menyelidi kasus tersebut.

(TribunJakarta.com/ Suryamalang.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Curiga Bau Amis di Kamar Mandi, Warga Temukan Pelajar Berwajah Pucat dan Alami Pendarahan

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Bintang Nur Rahman
Sumber: TribunJakarta
Tags
   #Melahirkan sendiri   #Madiun
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved