Terkini Daerah

Ayah, Menantu, dan Tetangga di Sukabumi Tewas Sekaligus di Dalam Sumur yang Diduga Beracun

Senin, 2 Desember 2019 00:22 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Tiga warga ditemukan tewas di dalam sumur yang diduga beracun, di Kampung Kemandoran RT 03 RW 10 Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (1/12/2019) petang.

Ketiga warga tersebut merupakan bapak dan menantunya, Dudung (52), dan Ade Rohman (27), serta tetangganya Nurdin (54).

Ketiganya tercatat sebagai penduduk kampung setempat.

Ketiga korban ini berhasil dievakuasi dari dalam sumur dengan kedalaman sekitar sembilan meter oleh tim Search and Rescue (SAR) Gabungan.

Ketua RT 03 RW 10, Ugan Suganda mengatakan, ketiganya sudah dalam kondisi meninggal dunia saat dievakuasi dari dalam sumur.

Ugan menerangkan kepada Kompas.com, bahwa Pak Dudung dan menantunya sudah meninggal, sementara Pak Nurdin mencoba menolong.

Ugan Suganda mencoba menerangkan kronologisnya.

Kecelakaan ini terjadi saat proses pemasangan pompa air di dalam sumur.

Ade Rohman saat itu sedang membetulkan popma air, namun, ia terjatuh dan berteriak meminta tolong.

Setelah itu, sang mertua datang dan mencoba menolong menantunya. Namun nahas, Dudung juga terjatuh.

Di lain tempat, Nurdin yang sedang mencangkul di sawahnya, ikut mencoba untuk menolong.

Bukannya tertolong, malah nyawa Nurdin ikut melayang.

Malam ini, ketiga jenazah akan disemayamkan di rumah duka masing-masing.

Sebelumnya, ketiga jenazah ini sempat dievakuasi ke RSUD Sekarwangi untuk dilakukan visum.

Rencananya, jenazah tersebut akan dikebumikan di tempat pemakaman umum kampung setempat, pada Senin (2/12/2019).

Proses evakuasi tiga korban dalam sumurr yang diduga beracun ini melibatkan sejumlah institusi, di antaranya Petugas Pemadam Kebakaran (DamKar), Pramuka Peduli, ACT, BPBD dan unsur Muspika Cibadak, Desa Karangtengah serta masyarakat.

(TRIBUN-VIDEO.COM/Anya Maharani)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ayah, Menantu, dan Tetangganya Tewas Terjatuh dalam Sumur di Sukabumi yang Diduga Beracun.

Editor: Teta Dian Wijayanto
Reporter: Willy Talita Rachmadya
Video Production: Aditya Wisnu Wardana
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved