Terkini Daerah

Gadis di NTT Laporkan Pacarnya ke Polisi karena Tak Mau Tanggung Jawab setelah Menghamili Dirinya

Jumat, 29 November 2019 19:22 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM - Kisah asmara sepasang kekasih di Nusa Tenggara Timur (NTT) berujung di kantor polisi.

Seorang perempuan, YS (19) melaporkan pacarnya, DL karena tidak mau bertanggung jawab setelah menghamili dirinya.

YS yang merupakan warga Desa Kiufatu, Kecamatan Kualin melaporkan sang pacar pada Rabu (27/11/2019) kemarin.

Ia melaporkan pacarnya setelah kandungannya menginjak empat bulan.

Dikutip dari Pos Kupang, YS mengungkapkan bahwa hubungan asmara dirinya dengan DL terjalin sejak tahun 2015 lalu.

Saat itu, YS masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

Sejak saat itu, YS dan DL mulai melakukan hubungan layaknya suami istri.

Hal itu diungkapkan langsung YS di Mapolres TTS.

"Kami pacaran dari SMP. Kami pertama kali berhubungan saat saya masih usia 15 tahun. Saat itu kami berbuat di hutan," ungkap YS.

Kisah asmara YS dan DL berlanjut hingga tahun 2018.

YS mengaku jika selama periode 2015-2018, dirinya dan DL kerap berhubungan intim di tempat berbeda.

"Kami buat (berhubungan badan) sudah ulang-ulang kali. Itu kami berbuat memang suka sama suka kakak," terangnya.

Pada tahun 2018 itu, DL yang tak tamat sekolah dasar merantau ke Sulawesi untuk bekerja di perkebunan.

Menjalani hubungan jarak jauh membuat hubungan asmara keduanya kandas.

Namun, pada tahun 2019 sekitar bulan Februari, DL pulang ke kampung halamannya setelah merantau kurang lebih satu tahun.

Kembalinya DL itu pun membuat cinta lama bersemi kembali.

DL dan YS kembali merajut hubungan asmara.

Kedua pun kembali melakukan hubungan intim yang membuat YS hamil.

"Kami buat (hubungan suami istri) lagi sekitar bulan Maret. Terus kami buat sampai bulan Juni saya tidak dapat datang bulan lagi. Saat itu saya tahu kalau saya sudah hamil," ungkapnya.

Mengetahui dirinya hamil, YS pun meminta pertanggungjawaban DL.

Namun DL justru menolaknya.

Hal itu lantas membuat YS dan keluarganya geram hingga akhirnya melaporkan DL ke pihak kepolisian.

"Saya minta tanggung jawab tapi dia tidak mau. Makanya kami lapor polisi," tuturnya.

Bukan hanya YS yang dihamili DL

YS menyebut bahwa DL diketahui tak hanya menghamili dirinya. DL juga diketahui menghamili DN (15) yang merupakan warga Kiufatu.

Ia pun mengungkapkan jika alasan DL menolak tanggung jawab karena DL lebih memilih untuk bertanggung jawab terhadap DN.

"Kakak, dia (DL) bukan hanya kasih hamil saya sendiri. Saya punya tetangga DN juga dia kasih hamil. Dia lebih pilih tanggung jawab DN daripada saya. Makanya saya dan orang tua saya lapor dia di polisi," ungkapanya.

DL, YS, dan DN memang tinggal bertetangga di kampusnya.

Jarak rumah ketiganya tak sampai 100 meter.

"Saya, DL dan DN ini tetangga di kampung kakak. Dia ternyata kurang ajar. Bukan hanya kasih hamil saya, tetapi tetangga saya yang masih SMP juga dia kasih hamil," jelasnya.

Orang tua YS, Simon Natonis dan Sarlota Nabunome menyatakan siap merawat cucunya yang tengah dikandung YS.

"Tidak apa-apa pak. Kami tetap pelihara dan rawat cucu kami dengan baik. Biar dia punya bapak (DL) tidak tanggung jawab kami tetap pelihara dan rawat cucu kami," ungkap Simon dan Sarlota.

Meski tengah hamil, YS diketahui masih tetap bersekolah.

Saat ini, YS duduk di kelas tiga salah satu SMK.(*)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul YS (19) Laporkan Pacarnya DL ke Polisi karena tak Mau Bertanggung Jawab setelah Menghamili Dirinya

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Bayu Romadi
Sumber: Tribun Medan
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved