Terkini Daerah

Misteri Kopilot Wings Air yang Gantung Diri di Kamar Kos, Dikenal Tetangga Pribadi yang Ramah

Kamis, 21 November 2019 13:32 WIB
Tribun Jateng

TRIBUN-VIDEO.COM - NA (27), kopilot Wings Air gantung diri di dalam kamar indekosnya di Kalideres, Jakarta Barat, Senin (18/11/2019) sekira Pukul 19.00 WIB.

Pantauan TribunJakarta.com malam ini pukul 22.30 WIB, garis polisi terpasang di depan kamar indekost korban yang ada di Jalan Rawa Lele, RT 07 RW 01, Kalideres, Jakarta Barat.

Adapun indekost korban berada di lantai 2 pojok sebelah kanan.

Dua pasang sendal terlihat berada di depan kamar korban.

Menurut keterangan tetangga korban, Fredrick (60), korban saat ini telah dibawa ke kampung halamannya di Solo, Jawa Tengah untuk dikebumikan.

"Setelah dievakuasi, korban dibawa ke RS Mitra Keluarga. Oleh perwakilan keluarga langsung dibawa ke Solo," kata Fredrick ditemui di indekost korban, Rabu (20/11/2019) malam.

Fredrick yang turut membantu evakuasi korban mengatakan, pertama kali NA ditemukan oleh Angga yang merupakan kakak korban yang juga indekost di tempat tersebut.

"Korban ini enggak bisa dihubungi, kemudian kakaknya naik ke kamar korban, dia dobrak pintu dan teriak. Saya dan tetangga kemudian ikut naik dan lihat korban sudah tergantung di kusen pakai tali jemuran," kata Fredrick.

Fredrick dan para tetangga NA mengaku terkejut dengan tewasnya kopilot tersebut yang tega mengakhiri nyawanya dengan cara gantung diri.

Pasalnya, NA yang sudah indekost di tempat itu lebih dari satu tahun dikenal baik.

"Orangnya ramah dan selalu negor. Saya tahu dia itu pilot dan kakaknya itu juga mekanik di maskapai swasta," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Wings Air membenarkan bahwa NA (29) yang ditemukan tewas gantung diri di kamar indekostnya merupakan kopilot (first officer) maskapai tersebut.

"Seluruh karyawan, Wings Air mengucapkan rasa duka yang mendalam dan menyampaikan turut prihatin atas kejadian tersebut," kata Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulisnya yang diterima TribunJakarta.com, Rabu (20/11/2019).

Namun, Danang tak menjelaskan terkait penyebab tewasnya NA. Termasuk, apakah ada permasalahan pekerjaan yang dihadapi NA sehingga membuatnya tega gantung diri.

Danang hanya mengatakan bahwa penerapan aturan kerja, kedisiplinan dan pelaksanaan standar operasional prosedur berlaku kepada semua awak pesawat, dalam hal ini awak kokpit.

"Hal ini sudah sesuai ketentuan dalam memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan atau safety first," kata Danang.

Danang menuturkan, Wings Air sudah mengimplementasikan program pembinaan kepada seluruh karyawan, termasuk awak pesawat.

Kebijakan itu berfungsi dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, integritas dan berkarakter baik, sebagai upaya peningkatan kinerja tinggi.

Selain itu, kata dia, Wings Air juga sudah melakukan pembinaan secara bertahap kepada awak kokpit yang melakukan tindakan indisipliner.

"Apabila dalam fase pembinaan, karyawan atau awak kokpit tidak memenuhi kualifikasi atau hasil yang diharapkan, maka perusahaan akan memberikan penindakan dan keputusan sesuai aturan," kata Danang. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Jenazah Kopilot Wings Air yang Gantung Diri di Kamar Kos Dibawa ke Solo

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Dita Dwi Puspitasari
Sumber: Tribun Jateng
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved