Rabu, 8 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Dua Anaknya Dibawa Polisi yang Diduga Ikut Terlibat Bom di Medan, Sang Ayah: Kok Gini Jadinya

Sabtu, 16 November 2019 22:07 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang ayah bernama Rudi Suharto (52) sedih lantaran dua anaknya dibawa oleh Densus 88 terkait bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Kamis (14/11/2019).

Tak hanya itu, anak keduanya yang mengenal pelaku pengeboman malah kabur dari rumah.

Ayah yang biasa dipanggil Ucok itu mengaku sangat sedih saat mengetahui ketiga anaknya diduga terlibat dalam pengeboman di Polrestabes Medan pada Rabu (13/11/2019).

Dikutip dari Kompas.com, Ucok mengungkapkan memiliki empat anak yakni Aris (28), Andri (25), Fadli (23), dan anaknya yang masih kecil.

Ucok menuturkan dua anaknya yakni Aris (28) dan Fadli (23) dibawa oleh pihak kepolisian pada Kamis (14/11/2019).

Mulanya, dua anaknya tersebut dibawa olehnya ke rumah Kepala Lingkungan (Kepling) Jehadun Bahar (52) Kamis malam.

Ucok membawa kedua anaknya itu karena Kepling tengah menanyai banyak hal mengenai Fadli dan Aris.

Rudi mengaku menahan dua putranya agar tidak kabur dan mau bertangungjawab.

Pasalnya, menurut Rudi, jika kedua putranya melarikan diri, maka nantinya juga akan tetap diincar oleh pihak kepolisian.

Selang 20 menit setelah di rumah Kepling, dua anak Rudi dibawa oleh pihak kepolisian terkait pengeboman di Mapolrestabes Medan.

Selain itu, anak keduanya yang bernama Andri (25) juga kabur dari rumah.

Rudi menceritakan, pada Rabu (12/11/2019) Rudi menonton tayangan di televisi mengenai bom di Polrestabes Medan.

Ia mengaku kenal dengan sosok pelaku yang meledakkan bom bunuh diri di Polrestabes Medan.

Rudi menuturkan, pelaku sering mendatangi rumahnya untuk bertemu putra-putranya sejak 3 bulan terakhir. Ia menduga, pelaku satu pengajian dengan putranya.

Andri sempat pulang ke rumah mengambil baju kemudian pergi dan tak pulang-pulang.

Mengenai penangkapan kedua putranya, dan kaburnya Andri, Rudi mengaku sedih.

Ia juga tak menyangka ketiga putranya yang dimintanya untuk mengaji bagus-bagus, malah berujung terlibat pengeboman di Mapolrestabes Medan.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tiga Anaknya Jadi Terduga Teroris Bom Medan, Ini Ungkapan Hati Sang Ayah"

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved