TRIBUNNEWS UPDATE

Reaksi Putri Surono Tahu Ayahnya Dibunuh Kakak Kandung: Tega!

Minggu, 10 November 2019 14:06 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Muafatim (20), anak bungsu pasangan Surono (51) dan Busani (45), tidak pernah menduga jika ayahnya meninggal karena dibunuh.

Hal tersebut lebih tak disangka lagi ketika yang membunuh merupakan kakak kandungnya sendiri, Bahar Mario (25), dan ibunya.

Fatim, panggilan akrab perempuan yang baru melahirkan 22 hari lalu itu, mengatakan dirinya baru kembali ke rumah orang tuanya enam bulan lalu, sekitar bulan Juni.

Sebelumnya, Fatim bekerja sebagai TKW di Malaysia. Ia bekerja setahun di negeri Jiran tersebut.

Ketika kembali ke rumah di bulan Juni, sang ayah sudah tidak ada di rumah tersebut.

Pada bulan April, Fatim mendapat kabar dari sang kakak, jika ayahnya menikah lagi dan tinggal di Lombok.

Meski kaget, Fatim hanya berkomentar, mungki tidak berjodoh dengan ibu.

Hal tersebut Fatim katakan pada Surya pada Sabtu (9/11/2019).

Fatim mengaku, bulan Maret lalu, ia masih berbicara dengan Surono melalui telepon.

Surono memintanya segera pulang ke rumah.

Fatim mengaku, ayahnya meminta Fatim untuk pulang karena motor yang dijanjikan Surono sudah ada.

Sebelumnya, Fatim meminta motor CBR 150 pada sang ayah. Surono berjanji pada Fatim, jika dirinya ada rejeki, maka akan dibelikan. Sembari menunggu motor tersebut, Fatim pergi bekerja ke Malaysia.

Setelah Surono meminta Fatim untuk pulang, ia tidak pernah berbicara lagi dengan sang ayah.

Apalagi pada bulan April, Bahar memberitahu ayahnya sudah pindah ke Lombok. Hingga hal ini terjadi, Fatim tidak mencurigai apapun.

Meski tidak mencurigai apapun, namun Fatim kerap resah karena tidak pernah mendapat kabar dari ayahnya.

Fatim yang beberapa kali meminta nomor telepon Surono pada Bahar, namun tidak pernah diberikan.

Bahkan Bahar menjawab jika ibu tirinya, alias istri Surono galak dan tidak ingin Surno berhubungan dengan keluarga di Dusu Juroju Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo.

Fatim mengatakan pada Tribunjatim.com, bahwa bapaknya telah ganti nomor telepon tanpa mengabari anak-anaknya.

Pada Juni 2019, Fatim pulang ke rumah.

Ketika itu, ibunya, Busani sudah menikah siri degan JM.

Dapur rumahnya yang awalnya berdinding gedhek dan berlantai tanah, kini sudah dibangun menjadi dapur permanen yang berkeramik.

Dapur tersebut dibangun oleh sang ibu.

Di dapur itu pula, terdapat sebuah tempat salat.

Di tempat tersebut, Fatim menunaikan ibadah salat.

Fatim yang sempat resah beberapa kali, tidak bisa berbuat banyak karena cerita ayahnya sudah menikah lagi dan tinggal di luar pulau.

Selama tinggal di rumah tersebut, sekembalinya Fatim dari Malaysia, ia sudah dua kali bermimpi tentang sang ayah.

Pertama, dalam mimpinya, Surono minta dipayungi.

Mimpi tersebut ia ceritakan kepada ibunya, namun, sang ibu hanya menjawab pendek, mungkin Surono sakit dan meminta Fatim untuk medoakan Surono.

Mimpi kedua, sang ayah berpesan agar menjaga ibunya, dan mengatakan jika Surono kesal dengan Bahar.

Dikutip dari Tribunnews.com, Fatim mengatakan setelah mimpi tersebut, ia langsung terbangun.

Beberapa waktu setelah mimpi tersebut, baru terbongkarlah kalau Surono telah meninggal dunia.

Bahkan, jasad ayah Fatim dikubur di dapurnya, di bawah mushla tempat Fatim salat.

Fatim tidak pernah menyangka, kalau sang kakak tega melakukan hal keji itu kepada ayahnya sendiri, hanya karena cemburu soal harta (ekonomi).

Fatim mengungkapkan bahwa kakakknya sering iri terhadap dirinya dan kesal dengan ayahnya lantaran ayahnya selalu memberikan apa yang diminta Fatim, sementara Bahar tidak.

Kini, Fatim harus tegar karena dirinya telah memiliki bayi berusia 22 hari di tengah peristiwa tragis yang menimpa keluarganya.

Seperti yang diberitakan, Surono diduga tewas di tagan anaknya sendiri, Bahar Mario.

Pembunuhan tersebut diketahui dan diamini oleh ibunya, Busani.

Jasad Surono kemudian dikubur dan dicor di dapur rumah tersebut.

Lokasi penguburan jasad Surono belakagan dijadikan tempat salat.

Kasus tersebut terkuak pada Minggu (3/11/2019).

(TRIBUN-VIDEO.COM/Anya Maharani)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Reaksi Putri Surono saat Tahu Ayahnya Dibunuh Sang Kakak Kandungnya: Saya Nggak Nyangka, Kok Tega!"

ARTIKEL POPULER:

Baca: Bukan soal Warisan, Ini Motif Sebenarnya Ibu dan Anak Bunuh Pria Jasadnya Dicor di Lantai Musala

Baca: Terungkap 2 Hal yang Melatarbelakangi Pembunuhan Pria yang Jasadnya Dicor di Lantai Musala di Jember

Baca: Kasus Mayat Pria Dicor di Lantai Musala Terungkap, Istri dan Anak Korban Ditetapkan Jadi Tersangka

 

TONTON JUGA:

Editor: Sigit Ariyanto
Reporter: Willy Talita Rachmadya
Video Production: Bintang Nur Rahman
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved