Terkini Daerah

Dipukul Kayu hingga Hidung Patah, Siswa SMP Diduga Korban Bullying saat Gurunya Mengajar

Sabtu, 9 November 2019 11:31 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muji Lestari

TRIBUN-VIDEO.COM - Beredar di media sosial seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) di Pekanbaru, Riau, masuk rumah sakit diduga akibat menjadi korban bully yang dilakukan temannya.

Kasus bullying itu diposting oleh akun Facebook atas nama Rani Chambas, Kamis (7/11/2019).

Penelusuran TribunJakarta.com, saat ini postingan yang diunggah akun Facebook atas nama Rani Chambas telah dihapus.

Hal itu juga dijelaskan oleh sebuah postingan di akun Rani Chambas, yang menjelaskan bahwa postingannya terkait siswa SMP korban bullying telah ia hapus.

"Postingan dihapus karena sdh diproses PPA, Semoga mslhnya bisa selesai dengan baik," tulis Rani Chambas di akun Facebooknya.

Kini kasus bullying yang menimpa siswa SMP itu sudah ditangani pihak kepolisian.

Diketahui siswa SMP yang mejadi korban bullying itu berinisial FA.

FA merupakan siswa kelas VIII sebuah SMPN di Pekanbaru.

Akibat aksi bully yang dilakukan temannya, kini FA dirawat di rumah sakit.

Paman korban, Muchtar (43) membenarkan informasi bahwa keponakannya telah menjadi korban kekerasan.

"Ya benar, seperti yang sudah viral itu," kata Muchtar, Jumat (8/11/2019) dikutip TribunJakarta dari Kompas.com.

Terjadi saat Jam Pelajaran

Muchtar mengatakan, FA di-bully teman sekelasnya saat jam pelajaran pada Selasa lalu.

Menurut pengakuan korban, FA dipukul menggunakan kayu di bagian kepala.

"Kepalanya dipukul pakai kayu, terus diantukkan ke lutut atau ke mana sampai hidungnya patah," kata Muchtar.

Mirisnya, saat kejadian tersebut, guru yang mengajar di dalam kelas hanya membiarkan.

Namun, Muchtar mendapat kabar bahwa pihak sekolah menyebut, korban dan terduga pelaku hanya bergurau.

"Pihak sekolah bilang cuma bergurau dan bercanda. Tapi apa iya bergurau sampai patah hidung gitu. Sementara keponakan saya mengaku dipukul pakai kayu dan diantukkan (kepalanya) oleh dua teman sekelasnya," kata Muchtar.

Pihak keluarga yang tidak terima atas kejadian yang menimpa FA, melaporkan hal itu ke Polresta Pekanbaru.

"Hari Kamis, kami ke Polresta buat laporan sama Ibunya," kata Muchtar.

Dia mengatakan, korban saat ini masih dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Pekanbaru.

"Masih di rumah sakit sekarang karena setelah kejadian Selasa siang, dia (korban) dioperasi sorenya," kata Muchtar

Muchtar menyayangkan kejadian yang menimpa keponakannya.

Ia berharap kejadian bullying seperti itu tidak terjadi lagi.

Ia juga berharap pihak kepolisian mengusut kasus tersebut.

"Kami harap kasus ini ditindaklanjuti polisi agar tidak terjadi lagi kejadian serupa. Biar jadi pelajaran ke depannya. Karena siapa pun orangtua tidak akan terima anaknya seperti itu," ujar Muchtar.

Pelaku Berjumlah 2 Orang

Satreskrim Polresta Pekanbaru melakukan penyelidikan atas kasus bullying yang dialami siswa SMPN 38 Pekanbaru.

Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Adiandha mengatakan, pelaku bullying yang dilaporkan berjumlah dua orang.

"Pelaku penganiayaan dua orang berinisial M dan R, yang merupakan teman sekolah korban," kata Budhia melalui pesan WhatsApp, Jumat (8/11/2019).

Ia menjelaskan, korban berinisial FA diduga dibully dua orang teman sekelasnya pada Selasa (5/11/2019) lalu.

Kasus itu, kata Budhia, diketahui saat pelapor Lala Ila Mila (Ibu korban) awalnya mendapat telepon dari adiknya bahwa FA mengalami luka di hidung.

"Setelah itu, korban dijemput orangtuanya ke sekolah dan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan," kata Budhia.

Budhia mengatakan, laporan kasus bullying ini sudah diterima Satreskrim Polresta Pekanbaru.

Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

"Masih diselidiki Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polresta Pekanbaru," kata Budhia.

Sejauh ini, pihak kepolisian belum memanggil guru untuk diminta keterangan sebagai saksi.

"Belum. Mungkin besok dipanggil," tutup Budhia.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Siswa SMP di Pekanbaru Masuk Rumah Sakit Akibat Bullying: Hidung Korban Dipukul Kayu hingga Patah.

ARTIKEL POPULER:

Baca: Rayakan Ulang Tahun, Siswa Dipukul dan Ditendang Teman-temannya, Menteri Pendidikan Ikut Geram

Baca: Penelusuran Kebenaran Video Viral Siswa Dipukul di SMKN 3 Kota Tegal

Baca: Siswa SMP Pekanbaru Alami Bullying hingga Patah Hidung, Pelaku Bercanda Pukul Korban Pakai Kayu

TONTON JUGA:

Editor: Teta Dian Wijayanto
Video Production: Dita Dwi Puspitasari
Sumber: TribunJakarta
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved