Terkini Nasional

Arteria Dahlan Berikan Pesan kepada Para Anggota KPK Sebut 'Jangan Cengeng'

Sabtu, 9 November 2019 09:08 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Arteria Dahlan, anggota DPR dari fraksi PDIP meminta orang orang yang bekerja di KPK harus cerdas dan tidak boleh cengeng.

Hal ini ia ungkapkan demi menepis isu yang beredar bahwa UU KPK yang baru melemahkan KPK.

Ia mengajak para pekerja KPK untuk realistis karena saat ini UU KPK sudah berlaku.

"Tidak saatnya lagi membuat polemik baru atau mempermasalahkan. Jalankan UU sebaik-baiknya. Teman-teman di KPK harus cerdas nggak boleh cengeng," ujarnya dilansir dari Youtube Talk Show TV One, Kamis (7/11/2019).

Arteria menambahkan jika UU ini hadir supaya bekerja lebih maksimal lagi.

Mengenai Dewan Pengawas Arteria menambahkan jika berdasarkan UU KPK pasal 37a tidak ada tugas Dewan Pengawas mengintervensi tupoksi penegakan hukum KPK.

"Kalau melakukan pengawasan sah sah saja. Kalau memohon ijin, sita, geledah sama sadap itukan upaya hukum paksa," ungkap Anggota DPR dari fraksi PDIP ini.

Ia juga meminta untuk memberhentikan polemik UU KPK dan Dewan Pengawas ini dan memberikan rasa optismis kepada KPK bahwa KPK mampu bekerja sesuai UU yang baru.

"Jangan cengeng dan kita pastikan dengan undang undang ini KPK jauh lebih baik," ujarnya.

Sebelumnya Donal Fariz, Peneliti ICW menolak dibentuknya Dewan Pengawas KPK.

Hingga saat ini ia masih mempersoalkan kelembagaan Dewan Pengawas KPK secara organ bukan siapa orangnya maupun komposisinya.

"Kami tetap pada standing menolak Dewan Pengawas bukan siapa yang terpilih. Tapi ini soal organ adalah masalahnya,"ujarnya dilansir melalui Youtube Kompas TV, Kamis (7/11/2019).

Menurutnya sampai hari ini ICW maupun lembaga lembaga sipil termasuk dengan KPK masih mempersoalkan kelembagaan Dewan Pengawas secara organ.

Alasan dia menolak Dewan Pengawas KPK karena menurut UU KPK yang lama pimpinan KPK adalah penegak hukum, penyidik dan penuntut umum.

Kewenangan itu tidak ada lagi di UU KPK yang baru.

"Ada pergeseran kepada organ yang hari ini disebut Dewan pengawas diberikan atribut dan kewenangan di wilayah penegak hukum jadi pimpinannya dicabut kewenangan diberikan ke Dewan pengawas," ungkapnya.

Kemudian muncul satu persoalan siapa yang melakukan otorisasi terhadap kasus kasus yang ditangani oleh KPK.

Dulu pimpinan KPK kolektif dan kolegial memutus perkara.

Donal Fariz sebenarnya setuju adanya Dewan Pengawas untuk instrumen pengawasan terhadap KPK.

"Tapi Dewan Pengawas yang melakukan check penyadapan dan bukti. Apakah bukti itu proper atau tidak. Dan agar bekerja post vaktum setelah proses itu dilakukan," katanya.

Ia menambahkan jika Dewan Pengawas yang sesuai UU KPK baru tidak masuk ke ranah itu tapi wewenangnya lebih penindakan bukan pengawasan.(*)

(Tribunnews.com/Faisal Abdul Muhaimin)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pesan Arteria Dahlan untuk Anggota KPK: Harus Cerdas dan Tak Boleh Cengeng.

ARTIKEL POPULER:

Baca: Terkait Perppu, Uji Materi UU KPK Hasil Revisi Kapan Selesai? Anwar: Tunggu Kabar Selanjutnya

Baca: Hakim Konstitusi Menindaklanjuti Permohonan Uji Materi UU KPK, Bakal Dibahas dalam Forum RPH

Baca: Arsul Sani Ungkapkan Ada Misleading Info terkait UU KPK

TONTON JUGA:

Editor: Teta Dian Wijayanto
Video Production: Ananda Bayu Sidarta
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved